Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Cegah KIPI dengan Langkah Tepat, RSUD SSMA Ajak Masyarakat Imunisasi Anak
  • Lokal
  • News

Cegah KIPI dengan Langkah Tepat, RSUD SSMA Ajak Masyarakat Imunisasi Anak

Editor PI 25/04/2025
WhatsApp Image 2025-04-25 at 14.03.57

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, PONTIANAK – Imunisasi merupakan langkah penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit menular berbahaya yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian.

Proses ini dilakukan dengan memberikan mikroorganisme yang telah dilemahkan ke dalam tubuh agar terbentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu.

“Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) masih menjadi kekhawatiran sebagian orang tua. Untuk itu, edukasi pencegahan KIPI tak kalah penting dari imunisasi itu sendiri,” ungkap Nuryana, AMd, Kep, ketika memberikan edukasi tentang imunisasi di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Kamis (24/4/2025).

Nuryana menjelaskan, KIPI dapat diminimalisir dengan beberapa langkah sederhana. Hal yang perlu diperhatikan adalah “memastikan anak dalam keadaan sehat saat imunisasi.

“Imunisasi harus sesuai dengan jadwal dan usianya, tetap memberikan ASI atau cukup cairan, serta memantau kondisi anak setelah vaksin,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa imunisasi terbagi menjadi tiga macam, yakni imunisasi rutin yang terdiri dari imunisasi dasar dan lanjutan, imunisasi tambahan dan imunisasi khusus. Imunisasi dasar diberikan pada anak usia 0-9 bulan yang terdiri dari HB0, BCG, Polio 1-4, DPT-HB-Hib 1-3, serta campak dan rubella (MR).

Sementara imunisasi lanjutan diberikan pada usia 18 bulan untuk DPT-HB-Hib, usia 24 bulan untuk campak, kelas 1 SD untuk vaksin campak dan DT, serta dilanjutkan di kelas 2 dan 5 SD untuk vaksin TD.

“Dengan adanya imunisasi, diharapkan Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) seperti TBC, hepatitis, pneumonia, campak, rubella, difteri, polio, dan penyakit lainnya dapat dibasmi, dieliminasi, dikendalikan, dan dihilangkan,” paparnya.

Nuryana menerangkan bahwa setelah imunisasi, ada kemungkinan anak akan mengalami KIPI, yaitu serangkaian gejala reaksi tubuh yang tidak diinginkan. KIPI dapat menimbulkan efek samping dari ringan hingga serius seperti demam, tergantung kondisi anak.

“Perlu diingat bahwa KIPI tidak selalu terjadi pada setiap orang yang diimunisasi,” terangnya.

Nuryana berpesan, jika anak mengalami gejala KIPI, orang tua diharapkan tetap tenang dan tidak panik dengan menerapkan langkah penanganan di rumah. Berikan istirahat yang cukup, obat penurun panas jika diperlukan, dan pastikan anak cukup mengonsumsi air putih.

“Jika terdapat rasa nyeri di tempat bekas suntikan, dapat melakukan kompres dengan kain bersih yang dibasahi air dingin sebagai penanganan dini,” pungkasnya.

Tags: Kalbar Kesehatan Pemkot Pontianak Pontianak

Continue Reading

Previous: Pemulung Temukan Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik di Komplek Perumahan Untan Pontianak
Next: Pemkot Pontianak Gelar Apel Hari Otonomi Daerah ke-29

Related Stories

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026
  • Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti 23/04/2026
  • Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak 23/04/2026
  • KPAD Kota Pontianak Usul Blokir NIK Mantan Suami yang Lalai Nafkahi Anak 23/04/2026
  • Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.