Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kenali Gejala Dispepsia, RSUD SSMA Berikan Penyuluhan
  • Lokal
  • News

Kenali Gejala Dispepsia, RSUD SSMA Berikan Penyuluhan

Editor PI 28/11/2024
WhatsApp Image 2024-11-28 at 11.01.01

Pelayanan RSUD SSMA Pontianak. (Dok. Istimewa)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Dispepsia merupakan kumpulan gejala saluran pencernaan atas meliputi rasa nyeri atau tidak nyaman di area gastro-duodenum (epigastrium/uluhati), rasa terbakar, rasa perut penuh, cepat kenyang, sendawa, mual atau muntah.

Dispepsia bisa menjadi tanda adanya masalah serius, bila disertai dengan penurunan berat badan, muntah terus menerus, demam, dan perdarahan saluran cerna.

dr Nihayatus Solikhah menegaskan pentingnya mengenal sejak dini gejala dan cara penanganan dispepsia yang tepat. Hal tersebut disampaikan dia ketika memberikan informasi seputar dispepsia di RSUD SSMA Kota Pontianak, Selasa (26/11/2024).

“Jenis dispepsia ada dua yaitu dispepsia organik yang disebabkan oleh kelainan struktural seperti tukak lambung, gastritis, batu kandung empedu, hepatitis dan lain-lain. Sedangkan jenis yang kedua adalah dispepsia fungsional yaitu gejala dispepsia tanpa disertai kelainan struktural, bisa karena faktor makanan maupun psikologi,” jelasnya.

Beberapa gejala dispepsia yang sering dialami menurut dia adalah adanya rasa nyeri dan rasa terbakar pada bagian epigastrium, rasa penuh setelah makan, ataupun sensasi cepat kenyang. Jika gejala lebih dari satu dari beberapa gejala tersebut bisa jadi mengalami dispepsia fungsional

Faktor risiko dispepsia fungsional adalah stres, mengkonsumsi makanan tinggi lemak, makanan yang mengandung kafein, coklat atau karena penggunaan obat-obatan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dan ibuprofen.

“Segera konsultasikan ke dokter apabila gejala berlangsung selama tiga bulan, agar segera tahu penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat,” terangnya.

Nihayatus menegaskan bahwa dispepsia dapat di cegah dengan mengurangi makanan atau minuman yang memicu dispepsia, membiasakan makan porsi sedikit frekuensi sering, serta kunyah makanan perlahan dan menyeluruh.

“Setelah makan tidak langsung berbaring, meninggikan tubuh bagian atas saat tidur, menormalkan berat badan dan olahraga secara rutin,” pungkasnya.

Tags: Kalbar Kesehatan Pemkot Pontianak Pontianak

Continue Reading

Previous: Pantau Sejumlah TPS, Pj Wako Sebut Pilkada Berjalan Aman
Next: Komisi III DPRD Kalbar Pantau Bank Kalbar Sambas

Related Stories

IMG_4690
  • Lokal
  • News

Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah

Editor PI 10/08/2026
IMG_4650
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis

Editor PI 10/08/2026
IMG_4604
  • Lokal
  • News

13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter

Editor PI 10/08/2026

Berita Terbaru

  • Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah 10/08/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis 10/08/2026
  • 13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter 10/08/2026
  • Orangutan ‘Wak’ Dipindahkan ke Habitat Aman usai Terjebak di Area Terdampak Karhutla di Ketapang 10/08/2026
  • 1.286 Telur Penyu Ditemukan di Sambas, Sebagian Masih Berpeluang Menetas 10/08/2026
  • Tren Gowes Sore Hari Ramai Diminati Warga Pontianak 10/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_4690
  • Lokal
  • News

Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah

Editor PI 10/08/2026
IMG_4650
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis

Editor PI 10/08/2026
IMG_4604
  • Lokal
  • News

13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter

Editor PI 10/08/2026
06417b64-61fe-4bf1-82f6-c8b595b53548
  • Lokal
  • News

Orangutan ‘Wak’ Dipindahkan ke Habitat Aman usai Terjebak di Area Terdampak Karhutla di Ketapang

Editor PI 10/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.