Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Lokal
  • Kostum Tugu Khatulistiwa hingga Meriam Karbit Pukau Penonton Karnaval Budaya di Surabaya
  • Lokal

Kostum Tugu Khatulistiwa hingga Meriam Karbit Pukau Penonton Karnaval Budaya di Surabaya

Editor PI 10/05/2025
Kostum Tugu Khatulistiwa hingga Meriam Karbit Pukau Penonton Karnaval Budaya di Surabaya

Kostum Tugu Khatulistiwa hingga Meriam Karbit Pukau Penonton Karnaval Budaya di Surabaya

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, Lokal – Kota Pontianak sukses memukau para penonton Karnaval Budaya rangkaian dari Munas VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Surabaya.

Dengan mengusung tema Tugu Khatulistiwa, Sungai Kapuas, Meriam Karbit dan Aloe Vera (lidah buaya), para model mengenakan kostum yang dirancang menyesuaikan tema ikonik Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono beserta istri, Yanieta Arbiastutie, bersama rombongan Pemerintah Kota Pontianak berparade dari Jalan Tunjungan, tepatnya di pertigaan Genteng hingga finish di Balai Pemuda Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

Karnaval bertajuk ‘Light Culture Parade’ menampilkan karnaval budaya yang menunjukkan kekhasan masing-masing daerah. Dalam karnaval itu, Kota Pontianak menampilkan berbagai unsur etnik, dengan ikon Sungai Kapuas dan Tugu Khatulistiwa yang mencerminkan kekayaan dan budaya yang dimiliki Kota Pontianak.

“Alhamdulillah, Kota Pontianak malam hari ini telah sukses menampilkan budaya khas daerah kita. Hal ini menggambarkan keragaman Kota Pontianak untuk Indonesia. Kita berpartisipasi dalam karnaval budaya dan akan terus menggali potensi budaya daerah,” ungkap Wali Kota Edi usai mengikuti Karnaval Budaya, Jumat (9/5/2025) malam.

Karnaval budaya yang digelar dalam rangkaian pertemuan pemerintah kota se-Indonesia ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal. Berbagai kelompok masyarakat berpartisipasi menampilkan kesenian tradisional yang mencerminkan identitas Kota Pontianak.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Pontianak memiliki keragaman budaya yang sangat kaya dan patut untuk dibanggakan,” ujarnya.

Menurut Edi, karnaval ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan keunikan dan budaya khas Kota Pontianak kepada wisatawan dan masyarakat luas di Indonesia. Pemerintah Kota Pontianak memiliki komitmen kuat untuk terus melestarikan budaya lokal. Melalui berbagai program dan kegiatan, pemerintah kota berupaya untuk memberikan ruang ekspresi bagi seniman dan pelaku budaya.

“Kita akan terus mendukung para pelaku budaya dan seniman lokal sebab ini adalah bagian dari tanggung jawab kita untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Kota Pontianak,” sebutnya.

Sementara itu, Vista, warga Surabaya yang menyaksikan Karnaval Budaya, mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan budaya dari berbagai daerah lewat Karnaval Budaya. Perempuan berusia 27 tahun ini juga terkesan dengan kostum yang ditampilkan dalam karnaval di sepanjang jalan.

“Setelah melihat penampilan peserta dari Kota Pontianak, menurut saya keren. Apalagi kan dari jauh ya, dari Pontianak sampai ke Surabaya. Ini sesuatu hal yang patut diapresiasi buat kita dari Surabaya yang sebelumnya mungkin belum pernah ke sana (Pontianak),” ucapnya.

Vista menambahkan bahwa kehadiran kepala daerah dalam acara tersebut menjadi nilai tambah bagi warga Surabaya. Baginya hal itu merupakan sebuah kebanggaan buat warga Surabaya bisa bertemu dan bertatap langsung dengan wali kota dari berbagai kota di Indonesia. Dia berharap event serupa dapat diselenggarakan lebih sering di masa mendatang.

“Semuanya ini mengena di hati. Semoga saja sering terjadi ataupun sering ada acara seperti ini agar kita bisa mengenal Indonesia dari dekat,” tuturnya.

Resta Farha (18), model kostum Aloe Vera menyebut, latar belakang dipilihnya kostum ini karena tumbuhan kaya manfaat ini merupakan produk unggulan yang dimiliki Kota Pontianak. Keunikan pemanfaatan Aloe Vera di Pontianak inilah yang mendorong Resta untuk mengangkat tema tersebut. Kostum yang dikenakannya menampilkan detail-detail yang terinspirasi dari bentuk dan warna khas tanaman Aloe Vera, yakni warna hijau.

“Jadi ini adalah kostum Aloe Vera. Kenapa kami memilih Aloe Vera? Karena di Pontianak itu memang budidayanya Aloe Vera yang paling besar,” terangnya.

Menurut Resta, tanaman Aloe Vera di Pontianak memiliki ukuran yang luar biasa besar. Bahkan ada yang ukuran pelepahnya mencapai satu meter. Aloe Vera tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman.

“Kalau di Pontianak, banyak sekali manfaatnya, bisa jadikan minuman siap saji seperti jus. Terus juga jadikan coklat, jadikan kerupuk, bahkan dijadikan teh,” pungkasnya.

Tags: Pemkot Pemkot Pontianak tugu khatulistiwa

Continue Reading

Previous: Isi Akhir Pekan, Bahasan Ikut Panahan Bersama Komunitas ACC
Next: Edi Kamtono Tampil Apik di Laga Sepak Bola antar Wali Kota APEKSI Surabaya

Related Stories

cdc2031a-48a4-4eb8-b997-b196c8baf989
  • Lokal
  • News

Garuda Jaya Takluk 0-3 dari Foolad Sirjan Iranian di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026

Editor PI 14/05/2026
f6645609-1c55-48d4-82bc-ad0218b12dd4
  • Lokal
  • News

JTEKT Stings Aichi Libas Wakil Thailand 3 Set Langsung, Tiket Semifinal AVC 2026 Diamankan

Editor PI 14/05/2026
IMG_4879
  • Lokal
  • News

Warga Pontianak Antusias Saksikan AVC Men’s Champions League 2026 di GOR Terpadu

Editor PI 13/05/2026

Berita Terbaru

  • Garuda Jaya Takluk 0-3 dari Foolad Sirjan Iranian di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 14/05/2026
  • JTEKT Stings Aichi Libas Wakil Thailand 3 Set Langsung, Tiket Semifinal AVC 2026 Diamankan 14/05/2026
  • Warga Pontianak Antusias Saksikan AVC Men’s Champions League 2026 di GOR Terpadu 13/05/2026
  • Pontianak Tuan Rumah AVC Champions League 2026, Ria Norsan Nilai Berdampak ke UMKM 13/05/2026
  • AVC Champions League 2026: Bhayangkara Persisi ke Semifinal Usai Tekuk Zhaiyk VC 3-1 13/05/2026
  • Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025 13/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

cdc2031a-48a4-4eb8-b997-b196c8baf989
  • Lokal
  • News

Garuda Jaya Takluk 0-3 dari Foolad Sirjan Iranian di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026

Editor PI 14/05/2026
f6645609-1c55-48d4-82bc-ad0218b12dd4
  • Lokal
  • News

JTEKT Stings Aichi Libas Wakil Thailand 3 Set Langsung, Tiket Semifinal AVC 2026 Diamankan

Editor PI 14/05/2026
IMG_4879
  • Lokal
  • News

Warga Pontianak Antusias Saksikan AVC Men’s Champions League 2026 di GOR Terpadu

Editor PI 13/05/2026
IMG_4896
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah AVC Champions League 2026, Ria Norsan Nilai Berdampak ke UMKM

Editor PI 13/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.