Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Lokal
  • Sindiran Relawan Midji-Didi untuk Lasarus: Politisasi Jembatan Sungai Sambas Besar Demi Pilkada atau Murni Tugas Negara?
  • Lokal

Sindiran Relawan Midji-Didi untuk Lasarus: Politisasi Jembatan Sungai Sambas Besar Demi Pilkada atau Murni Tugas Negara?

Editor PI 10/11/2024
Relawan Midji-Didi: Politisasi Jembatan Sungai Sambas Besar oleh Lasarus Demi Pilkada?

Koordinator Midji-Didi Milenial Center (MCC), Irfan Hanafi (Foto: Tim Media Midji-Didi)

PONTIANAK INFORMASI, Lokal – Koordinator Midji-Didi Milenial Center (MCC), Irfan Hanafi menanggapi pernyataan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus yang menyebut jangan ada pihak-pihak yang mempolitisasi pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) dalam rangka Pilkada 2024.

Apa yang disampaikan Lasarus menurutnya sama saja menyindir diri sendiri. Sebab dalam kunjungan kerja (kunker), meninjau progres pembangunan JSSB tersebut, Ketua Komisi V DPR RI itu turut memboyong calon-calon kepala daerah. Seperti calon bupati Sambas Satono, serta calon gubernur Kalbar Ria Norsan, yang sama-sama diusung oleh PDI Perjuangan di Pilkada serentak tahun ini.

“Pak Lasarus harusnya ngaca dulu sebelum ngomong, dia minta jangan ada calon kepala daerah mempolitisasi Jembatan Sungai Sambas Besar, tapi dia bawa calon-calon kepala daerah yang tidak ada hubungannya dengan pembangunan jembatan tersebut,” tegas Irfan, Jumat (8/11).

Irfan lantas mempertanyakan maksud, dan tujuan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar itu datang ke lokasi JSSB. Apakah dalam rangka tugas sebagai Ketua Komisi V DPR RI, atau justru acara partai dalam rangka kampanye calon kepala daerah tertentu. “Jadi lucu juga, calon bupati, calon gubernur diajak Komisi V meninjau jembatan itu, fungsinya apa? Justru Pj Bupati Sambas sebagai pimpinan wilayah yang sah, tidak tampak. Jadi siapa yang mempolitisasi sebenarnya,” tanyanya.

Menurut Irfan, dengan Lasarus membawa serta para calon kepala daerah meninjau JSSB, maka jelas itu bagian dari politisasi. Karena keduanya baik Satono, maupun Ria Norsan, saat ini sama-sama tengah menjalani masa kampanye Pilkada. “Apakah dengan membawa calon bupati, dan calon gubernur ke sana, masyarakat jadi simpati dengan calon-calon tersebut? Masyarakat tentu sudah cerdas lah, siapa yang benar-benar berperan terhadap pembangunan jembatan tersebut,” ujarnya.

Irfan mengatakan, Gubernur Kalbar periode 2018-2023, Sutarmidji tak pernah asal klaim terkait perannya dalam mewujudkan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Tebas dengan Tekarang tersebut. Karena memang faktanya, Sutarmidji selaku dewan pengarah Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf Amin, menyampaikan aspirasi tersebut sebagai bahan kampanye Jokowi di Kalbar, pada 2019 lalu.

“Itu kan janji Pak Jokowi waktu kampanye pilpres di Qubu Resort tahun 2019, Pak Sutarmidji yang mengusulkan pembangunan jembatan (JSSB) sebagai salah satu janji kampanye, untuk direalisasikan ketika Pak Jokowi terpilih lagi (periode kedua),” terangnya.

Selain itu, lanjut Irfan, Sutarmidji sebagai gubernur, atau wakil pemerintah pusat di daerah tentu memiliki andil besar dalam mewujudkan JSSB. Itu karena semua program pembangunan yang akan dibangun pemerintah pusat di daerah, harus ada usulan dari daerah yang bersangkutan. Jika tidak, mustahil program pembangunan JSSB bisa terealisasi.

“Jadi bukan masalah anggarannya dari mana, memang itu dibangun dengan APBN, tapi kalau tidak diusulkan (gubernur), apa bisa. Sementara DPR RI kan hanya menjalankan fungsi budgeting, dari program yang masuk lewat Kementerian PUPR, karena itu (JSSB) janji presiden,” paparnya.

Irfan menambahkan, masing-masing pihak memang memiliki peran, namun dalam hal ini peran gubernur jauh lebih besar. Sebab isu pembangunan JSSB bukan hal baru. Rencananya sudah ada sejak 25 tahun yang lalu. Namun berkat komitmen yang tinggi dari Sutarmidji selaku gubernur saat itu, pembangunan JSSB akhirnya dimulai.

“Tanpa peran gubernur mustahil itu diwujudkan. Kemudian juga Pemerintah Kabupaten Sambas yang membebaskan lahannya, saat itu masih di zaman bupati Pak Atbah, jadi beliau juga yang berperan. Ketika jembatan sudah hampir rampung lalu disebut politisasi. Jadi calon-calon kepala daerah yang ikut Pak Lasarus meninjau (JSSB), yang tidak ada hubungannya dengan pembangunan, mau disebut apa,” tutupnya.

Tags: Didi Haryono Lasarus Ria Norsan Sutarmidji

Continue Reading

Previous: Utang Rp160 Miliar di Kubu Raya, Warisan Pahit Muda Mahendrawan untuk Bupati Selanjutnya?
Next: Sutarmidji-Didi Haryono Siap Bawa Pendidikan Kalbar ke Level Baru, Jamin Beasiswa hingga Kuliah S1!

Related Stories

IMG_5246
  • Lokal
  • News

Kepengurusan MABT Indonesia Siap Dilantik, Komitmen Bangun Persatuan dan Budaya di Kalbar

Lyd 09/02/2026
Foto : Istimewa
  • Lokal

Naga Liong 52 Meter Bertajuk “Naga Merah Putih Nusantara” Siap Meriahkan Imlek dan Cap Go Meh 2026

Muhammad Iqbal 09/02/2026
Foto : Istimewa
  • Lokal

Korban Keracunan MBG di Ketapang Terus Bertambah, Kini Capai 417 Orang

Muhammad Iqbal 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Kepengurusan MABT Indonesia Siap Dilantik, Komitmen Bangun Persatuan dan Budaya di Kalbar 09/02/2026
  • Perahu Sound Horeg Nyaris Bencana saat Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban 1 Ton 09/02/2026
  • Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan 09/02/2026
  • Dua Anak Tewas Tenggelam di Kolam Pemandian Lembah Batang Mangkisi, Orang Tua Hanya Lima Menit Tinggalkan Anak Ambil Pelampung 09/02/2026
  • Selebgram Alami Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi, Mobil Ringsek Parah 09/02/2026
  • Antrean Mobil Sampah di TPA Putri Cempo Mengular Hingga 2 Kilometer 09/02/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5246
  • Lokal
  • News

Kepengurusan MABT Indonesia Siap Dilantik, Komitmen Bangun Persatuan dan Budaya di Kalbar

Lyd 09/02/2026
Perahu Sound Horeg Nyaris Bencana saat Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban 1 Ton
  • Nasional

Perahu Sound Horeg Nyaris Bencana saat Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban 1 Ton

Tyo 09/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026
Dua Anak Tewas Tenggelam di Kolam Pemandian Lembah Batang Mangkisi, Orang Tua Hanya Lima Menit Tinggalkan Anak Ambil Pelampung
  • Nasional

Dua Anak Tewas Tenggelam di Kolam Pemandian Lembah Batang Mangkisi, Orang Tua Hanya Lima Menit Tinggalkan Anak Ambil Pelampung

Tyo 09/02/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.