Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wali Kota Minta Perkaya Data Statistik Lebih Detail
  • Lokal
  • News

Wali Kota Minta Perkaya Data Statistik Lebih Detail

Redaksi PI 17/02/2022
D0F1B786-0E61-47F7-85CB-A11C5AD1450C

Berita PIFA, PONTIANAK INFORMASI – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta data Pontianak Dalam Angka 2022 yang akan diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak lebih detail dan terperinci. Ia meminta data tersebut diperkaya dengan data-data seperti jumlah kendaraan untuk sistem transportasi, termasuk juga data mengenai persoalan kota misalnya volume sampah di Kota Pontianak sehingga bisa membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam membuat sebuah kebijakan atau program.

“Data itu harus dimutakhir atau update agar kebijakan yang dikeluarkan tepat sasaran,” ujarnya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Data Publikasi Pontianak Dalam Angka 2022 di Hotel Golden Tulip rilis yang diterima Pontianak Informasi, Kamis (17/02/2022).

Menurutnya, hal yang harus diperhatikan dalam teknik pembuatan dan penyimpanan data adalah bagaimana cara menyimpan data paling mudah dan aman. Tak kalah pentingnya adalah data yang disajikan harus data terbaru.

“Misalnya saya minta data hari ini tapi ketika saya cek datanya masih yang minggu lalu karena belum diupdate. Dan ini sering terjadi, seharusnya kalau sudah valid datanya bisa langsung diperbaharui,” ucapnya.

Ada dua jenis data, yakni data yang bersifat statis dan dinamis. Data statis lebih bersifat tetap, seperti data geografis. Sementara data dinamis lebih mendominasi dari data-data yang ada. Data dinamis cenderung berubah sesuai dengan dinamika seperti demografi kependudukan, pertumbuhan jumlah penduduk, kelahiran, kematian dan sebagainya.

“Data-data itu harus selalu dilakukan pemutakhiran atau updating sehingga data yang disajikan adalah data terkini sesuai dengan kondisi riil,” sebutnya.

Edi mengingatkan kepada instansi terkait untuk memvalidasi ulang terhadap ketidaksesuaian data jumlah penduduk. Pasalnya, pada data itu terjadi selisih angka antara jumlah penduduk keseluruhan dibandingkan dengan data penduduk dilihat dari agama yang dipeluknya. 

“Saya minta dalam penyusunan data tersebut mesti divalidasi atau dicek ulang,” sebutnya.

Pentingnya data yang valid akan berdampak pada keputusan yang diambil maupun kebijakan yang dikeluarkan. Termasuk data-data yang bersumber dari dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pontianak. Oleh sebab itu data yang ada harus selalu diverifikasi sehingga data yang dirilis adalah data yang valid. Edi meminta Bappeda dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak untuk saling berkoordinasi. 

“Kita harus benar-benar serius karena data ini sangat penting, jadi tidak boleh asal input,” tegasnya. 

Plt Kepala BPS Kota Pontianak Ariyanto menuturkan, maksud digelarnya FGD Evaluasi Data Publikasi Pontianak Dalam Angka 2022 ini dalam rangka meningkatkan koordinasi statistik sektoral antar instansi di Kota Pontianak sebagai pembahasan dasar publikasi data.

“Dari kegiatan ini diharapkan memberikan output percepatan rilis data yang valid dan riil di Kota Pontianak,” tutupnya. (RS)

Tags: Pemkot Pontianak

Continue Reading

Previous: Terima Kunjungan Silaturahmi Purna Tugas Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, DPRD Kalbar: Terima Kasih Atas Pengabdian dan Dedikasinya
Next: Ringankan Beban Warga, PKK Pontianak dan GAPKI Gelar Bazar Murah Minyak Goreng

Related Stories

IMG_5625
  • Lokal
  • News

Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar

Editor PI 21/05/2026
b84f6162-d424-4de5-8d0d-af29488dd47f
  • Lokal
  • News

Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup

Editor PI 21/05/2026
08fbfb78-2068-48e3-a329-3388d8815a2d
  • Lokal
  • News

Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar

Editor PI 21/05/2026

Berita Terbaru

  • Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar 21/05/2026
  • Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup 21/05/2026
  • Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar 21/05/2026
  • Kisah Duta, Pencari Kerja Asal Melawi Tak Pernah Absen Job Fair demi Raih Pekerjaan 21/05/2026
  • Fresh Graduate UNTAN Pontianak ini Curhat Sulit Cari Kerja yang Sesuai Minat 21/05/2026
  • Pemprov Gelar Kalbar Naker Fest 2026, Sediakan 2.795 Lowongan Kerja dari 54 Perusahaan 21/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5625
  • Lokal
  • News

Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar

Editor PI 21/05/2026
b84f6162-d424-4de5-8d0d-af29488dd47f
  • Lokal
  • News

Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup

Editor PI 21/05/2026
08fbfb78-2068-48e3-a329-3388d8815a2d
  • Lokal
  • News

Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar

Editor PI 21/05/2026
IMG_5593
  • Lokal
  • News

Kisah Duta, Pencari Kerja Asal Melawi Tak Pernah Absen Job Fair demi Raih Pekerjaan

Editor PI 21/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.