Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Krisis Pangan Picu Penjarahan Minimarket di Sibolga, 16 Pelaku Ditangkap Polisi
  • Nasional

Krisis Pangan Picu Penjarahan Minimarket di Sibolga, 16 Pelaku Ditangkap Polisi

Tyo 02/12/2025
Krisis Pangan Picu Penjarahan Minimarket di Sibolga, 16 Pelaku Ditangkap Polisi

Foto: Dok Humas Polres Sibolga

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Kota Sibolga, Sumatera Utara, dilanda krisis pangan pasca-bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Dalam situasi darurat ini, sejumlah minimarket seperti Indomaret dan Alfamart menjadi sasaran penjarahan oleh warga yang terdampak bencana. Aksi penjarahan terjadi di setidaknya tujuh gerai, termasuk Indomaret di Jalan Singamaraja (depan SPBU Kebun Jambu), Jalan Suprapto, dan Jalan Sibolga-Barus, serta Alfamart di Jalan Imam Bonjol, Jalan Suprapto, dan Jalan Merpati. Penjarahan juga sempat menyasar Alfamidi di Jalan Singamaraja.​

Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Rustam E Silaban, mengonfirmasi bahwa polisi telah mengamankan 16 orang pelaku penjarahan. “Satreskrim Polres Sibolga telah mengamankan 16 orang pelaku yang terlibat dalam aksi penjarahan di beberapa minimarket,” ujar Rustam, Minggu (30/11/2025), dilansir dari DetikSumut. Barang bukti yang diamankan polisi antara lain makanan ringan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga yang diambil dari minimarket tersebut.​

Aksi penjarahan diduga terjadi karena keterlambatan distribusi bantuan pascabencana. Pihak Indomaret mengakui bahwa akses jalan utama untuk pendistribusian paket bantuan masih tertutup oleh material bencana alam, sehingga warga kesulitan mendapatkan bantuan secara merata. “Aksi penjarahan diduga terjadi karena akses jalan utama pendistribusian paket bantuan masih tertutup material bencana alam,” kata perwakilan Indomaret.​

Sejumlah warga yang tertangkap mengaku terpaksa melakukan penjarahan karena kondisi kelaparan dan tidak ada bantuan yang datang. Seorang warga korban banjir Sibolga mengaku dalam video permintaan maafnya, “Saya minta maaf karena saya juga salah satu yang menjarah Alfamart tersebut. Saya sebenarnya tidak ada niat untuk berbuat itu, cuma karena keterbatasan makanan yang kami miliki, kami juga terjebak banjir, tidak ada uang untuk membeli, tidak ada bantuan sama sekali, akhirnya saya ikut mengambil juga,” ujarnya.​

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon, menegaskan bahwa 16 orang yang ditangkap tidak terlibat dalam penjarahan di Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga. “Tidak, tidak terjadi di Bulog,” ujarnya kepada wartawan. Penjarahan di minimarket berlangsung pada Sabtu (29/11/2025), dan kebanyakan pelaku adalah korban bencana yang mengalami krisis pangan.​

Pihak kepolisian terus melakukan pengamanan di lokasi-lokasi strategis agar tidak terjadi aksi serupa. Sementara itu, warga berharap bantuan segera tiba agar situasi kembali kondusif dan tidak memicu tindakan ekstrem lainnya.​

Krisis ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan pusat untuk segera menyalurkan bantuan secara merata dan cepat kepada korban bencana, guna mencegah aksi serupa di masa depan.​

Tags: Bencana Banjir Krisis Pangan Minimarket Penjarahan

Continue Reading

Previous: Wisuda di Hotel Kendari Berubah Jadi Sorotan, Karangan Bunga Sindiran Viral dan Tudingan Pelakor Mencuat
Next: Bantuan Malaysia Tiba Lebih Cepat, Warga Sumatra Soroti Respons Pemerintah Pusat

Related Stories

menembus-asap-petugas-berjibaku-padamkan-karhutla-kalimantan-1788157037800_169
  • Nasional
  • News

AMSINDO Ultimatum Pemerintah: Naikkan Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional atau Boikot!

Editor PI 03/09/2026
11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !
  • Nasional

11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !

Editor PI 04/08/2026
Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Warga Bantu Warga, Ormas di Pontianak Buka Posko Air Bersih Layak Minum Gratis 24 Jam 04/09/2026
  • Rehan/Melati Tembus Perempat Final Indonesia Masters 2026 03/09/2026
  • Dendi Triansyah Tembus Perempat Final, Jadi Harapan Indonesia di Tunggal Putra 03/09/2026
  • Sempat Tumbang di Gim Pertama, Dejan/Apri Bangkit dan Tembus Perempat Final 03/09/2026
  • ASUS ExpertBook Ultra Resmi Hadir di Pontianak, Bawa Teknologi AI dan Baterai hingga 26 Jam 03/09/2026
  • AMSINDO Ultimatum Pemerintah: Naikkan Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional atau Boikot! 03/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8197
  • Lokal
  • News

Warga Bantu Warga, Ormas di Pontianak Buka Posko Air Bersih Layak Minum Gratis 24 Jam

Editor PI 04/09/2026
f53fa4ce-c2cb-4817-855d-43d3626d8ea3
  • Lokal
  • News
  • Sports

Rehan/Melati Tembus Perempat Final Indonesia Masters 2026

Editor PI 03/09/2026
a95ddd09-7775-49d2-8082-ae2933ba426e
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Perempat Final, Jadi Harapan Indonesia di Tunggal Putra

Editor PI 03/09/2026
32cfc17a-87e5-497e-bafb-8fd1ba28c631
  • Lokal
  • News
  • Sports

Sempat Tumbang di Gim Pertama, Dejan/Apri Bangkit dan Tembus Perempat Final

Editor PI 03/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.