Presiden Prabowo (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)
Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII pada Jumat (24/7) sore. Forum lima tahunan yang diinisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juli 2026, di Hotel Bidakara, Jakarta.
Wakil Ketua Umum MUI sekaligus Ketua Steering Committee (SC) KUII VIII, KH Marsudi Syuhud, mengatakan pembukaan kongres oleh Presiden Prabowo dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB.
“Pada acara itu nanti akan dibuka oleh Presiden, yaitu pada tanggal 24 Juli kira-kira jam 16.00 WIB,” kata Marsudi, dikutip dari laman resmi MUI, Kamis (23/7).
Usai pembukaan, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan sejumlah sidang pleno yang membahas berbagai isu strategis menyangkut umat dan kebangsaan.
Marsudi menjelaskan KUII merupakan amanat organisasi yang diselenggarakan sekurang-kurangnya sekali dalam lima tahun. Sebagai rumah besar umat Islam Indonesia, MUI memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi forum musyawarah tersebut.
Menurutnya, KUII VIII tidak sekadar menjadi ajang pertemuan para tokoh Islam, tetapi juga ruang dialog untuk melahirkan rekomendasi dan gagasan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah.
“Membangun bangsa adalah sebuah keharusan. Maka kritik itu biasa jika nanti di dalam kongres ini ada masukan-masukan terhadap pemerintah,” ujarnya.
Selain Presiden Prabowo, forum tersebut dijadwalkan menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, aparat penegak hukum, serta akademisi dari berbagai bidang.
Marsudi berharap hasil Kongres Umat Islam Indonesia VIII mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan bangsa serta menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Tujuannya adalah untuk kemaslahatan bangsa dan anak bangsanya,” katanya.
