Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Kritik dan Kontroversi Film Animasi Merah Putih: One For All Menuju Hari Kemerdekaan
  • Nasional

Kritik dan Kontroversi Film Animasi Merah Putih: One For All Menuju Hari Kemerdekaan

Tyo 11/08/2025
Kritik dan Kontroversi Film Animasi Merah Putih: One For All Menuju Hari Kemerdekaan

Foto : Trailer One For All (MTIX Apps)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Film animasi Merah Putih: One For All yang dijadwalkan tayang pada 14 Agustus 2025, tepat mendekati Hari Kemerdekaan Indonesia, banjir kritik dan hujatan dari netizen serta beberapa pelaku industri. Film yang dibuat oleh rumah produksi Perfiki Kreasindo ini disebut menghabiskan anggaran fantastis hingga Rp6,8 miliar, namun kualitasnya menuai protes tajam dari berbagai kalangan, sebagaimana dilaporkan oleh Beautynesia.

Sutradara ternama Hanung Bramantyo secara khusus melontarkan kritik pedas kepada penjadwalan rilis film ini yang dianggap terburu-buru. Ia mempertanyakan bagaimana film ini bisa mendapatkan jatah tayang di bioskop, sementara ratusan film Indonesia lain masih antre. “Terus kenapa harus buru-buru tayang? Ironisnya kok bisa dapat tanggal tayang di tengah 200 judul film Indonesia ngantre tayang? Kopet!” tulis Hanung di akun Instagramnya.

Film ini bercerita tentang sebuah desa yang sedang mempersiapkan perayaan kemerdekaan dengan semangat persatuan anak-anak dari berbagai latar budaya yang tergabung dalam “Tim Merah Putih” yang ditugaskan menjaga bendera pusaka. Namun tiga hari sebelum upacara, bendera itu hilang dan mereka harus berpetualang menghadapi berbagai rintangan. Meski mengusung pesan persatuan dan cinta tanah air, kritik muncul terkait narasi yang dinilai kurang matang dan karakter yang tidak terasa orisinil.

Para netizen menyoroti banyak kelemahan teknis, mulai dari kualitas visual yang dinilai buruk dan tidak sesuai standar industri animasi, animasi yang kaku, pemilihan warna poster yang kurang tepat, serta pengisian suara (dubbing) yang tidak sinkron dengan gerakan bibir karakter. Kritikan ini juga datang dari akun-akun yang menilai film terburu-buru dibuat proses pengerjaan hanya sekitar sebulan yang menyebabkan kualitasnya sangat kurang maksimal.

Beberapa pengguna media sosial mengungkap rasa kecewa mereka, bahkan membandingkan dengan film animasi lain buatan anak bangsa yang menghabiskan waktu lebih lama untuk menghasilkan karya berkualitas. “Jangan bikin kesan film animasi kita jelek, padahal kita sebenernya mampu, Pak, Bu. Film Jumbo aja prosesnya bertahun-tahun demi mencari kesempurnaan. Ini ga layak dan dengan kesadaran penuh ditayangin di Bioskop?” tulis salah satu netizen.

Tanggapan dari pihak pembuat film menyebut fokus utama adalah mengangkat nilai persatuan dan keberagaman melalui film animasi anak-anak yang sarat nilai nasionalisme. Namun kritik yang deras di media sosial menyoroti ketidakseimbangan antara biaya yang besar dan kualitas produksi yang dianggap tidak memenuhi ekspektasi publik.

Tags: Film Bioskop Film Kartun Kritik Pedas Film One For All Merah Putih: One For All

Continue Reading

Previous: Dr. Daniel Yusmic Dorong Ormas Kristen di Kalbar Wujudkan Toleransi dan Hidupkan Konstitusi
Next: Siswa SMAK Immanuel Pontianak Sumbang Medali Perunggu di Olimpiade Matematika Dunia 2025

Related Stories

menembus-asap-petugas-berjibaku-padamkan-karhutla-kalimantan-1788157037800_169
  • Nasional
  • News

AMSINDO Ultimatum Pemerintah: Naikkan Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional atau Boikot!

Editor PI 03/09/2026
11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !
  • Nasional

11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !

Editor PI 04/08/2026
Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau, 25 Penerbangan ke dari Jakarta di Bandara Supadio Terdampak Hari Ini 07/09/2026
  • GOR Penuh hingga Antrean Mengular, PBSI Kalbar Puji Antusiasme Warga Saksikan Indonesia Masters 2026 07/09/2026
  • Rumah Oksigen Tersedia di Sejumlah Wilayah Kalbar, Ini Daftar Lokasinya 07/09/2026
  • Perubahan APBD Pontianak 2026, Edi Sebut Fokus untuk Kesehatan dan Pendidikan 07/09/2026
  • Gubernur Kalbar Ria Norsan Tegaskan Perusahaan Wajib Bertanggung Jawab jika Lahannya Terbakar 07/09/2026
  • BNPB Turun Langsung Tangani Karhutla, Ria Norsan Pastikan Penanganan Karhutla Diperkuat 07/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8519
  • Lokal
  • News

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 25 Penerbangan ke dari Jakarta di Bandara Supadio Terdampak Hari Ini

Editor PI 07/09/2026
7a89d3e2-22ff-4f04-b893-81a2fd3d90d0
  • Lokal
  • News

GOR Penuh hingga Antrean Mengular, PBSI Kalbar Puji Antusiasme Warga Saksikan Indonesia Masters 2026

Editor PI 07/09/2026
64d21278-632a-4d70-a197-cd8e92ecfd24
  • Lokal
  • News

Rumah Oksigen Tersedia di Sejumlah Wilayah Kalbar, Ini Daftar Lokasinya

Editor PI 07/09/2026
ae3bf0fe-ed5c-4dfd-b236-e82abce366c8
  • Lokal
  • News

Perubahan APBD Pontianak 2026, Edi Sebut Fokus untuk Kesehatan dan Pendidikan

Editor PI 07/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.