Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Menteri Dito Ariotedjo Disebut Terima Rp27 Miliar Terkait Kasus Korupsi BTS 4G
  • Nasional
  • News

Menteri Dito Ariotedjo Disebut Terima Rp27 Miliar Terkait Kasus Korupsi BTS 4G

Editor PI 27/09/2023
Menpora-Dito-Ingin-Olahraga-Tenis-Meja-Indonesia-Kembali-Bergairah-dan-Berprestasi

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo. (Dok. Kemenpora)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Sidang kasus korupsi penyediaan menara BTS 4G yang melibatkan terdakwa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan sejumlah pihak lainnya di Pengadilan Tipikor Jakarta terus bergulir.

Pada sidang lanjutan yang digelar Selasa (26/9/23), Komisaris PT Solitech Media Sinergy, Irwan Hermawan, dan Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera, Windi Purnama, memberikan kesaksian yang mengguncang ruang sidang. Mereka menyebut nama Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, terkait dengan kasus ini.

Menurut kesaksian Irwan, ia mengaku memberikan uang sebesar Rp27 miliar kepada Dito Ariotedjo.

Awalnya, hakim ketua Fahzal Hendri meminta Irwan menjelaskan dana yang dikeluarkan untuk menutupi kasus korupsi BTS 4G di Kejaksaan Agung. Irwan menyatakan bahwa ia telah memberikan uang Rp15 miliar kepada seseorang bernama Edward Hutahaean, yang mengaku sebagai pengacara yang “mengurusi” kasus tersebut.

Hakim pun menanyakan seberapa sering penyerahan uang tersebut terjadi.

Irwan juga menyebut bahwa staf Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Galumbang Menak Simanjuntak, membantu dalam proses penyerahan uang tersebut kepada Edward.

“Satu kali. Karena beliau banyak mengancam dan meminta proyek akhirnya diputuskan untuk tidak lanjut dengan beliau. Jadi, untuk beliau hanya satu kali 1 juta dolar,” terang Irwan seperti dikutip dari CNNIndonesiacom.

“Satu kali saja. Berapa diserahkan?” cecar hakim.

“Rp15 miliar,” ucap Irwan.

Selanjutnya, Irwan mengungkapkan bahwa ia juga memberikan uang Rp27 miliar kepada Dito untuk tujuan yang sama, yaitu untuk penyelesaian kasus BTS 4G.

Ketika hakim mempertanyakan lebih lanjut mengenai sosok Dito Ariotedjo, Irwan menyebut bahwa saat itu hanya mengetahui nama “Dito”.

“Dito apa pak? Dito itu macam-macam,” sentil hakim.

“Belakangan saya ketahui Dito Ariotedjo,” kata Irwan.

Untuk mempertegas sosok Dito yang dimaksud, hakim anggota Rianto Adam Pontoh pun turut bertanya kepada Irwan

“Apakah Dito Menpora sekarang?” tanya Rianto.

“Iya benar,” ujar Irwan

“Kepentingan apa dia dengan BTS 27 miliar,” lanjut Rianto

“Untuk penyelesaian kasus,” kata Irwan.

Dalam proses penyidikan di Kejaksaan Agung sebelumnya, Dito Ariotedjo pernah diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo. Dito membantah pernah menerima uang sebesar Rp27 miliar.

Kasus ini melibatkan sejumlah terdakwa, termasuk mantan Menteri Johnny G. Plate, Anang Achmad Latif, dan mantan Tenaga Ahli Hudev UI Yohan Suryanto. Mereka didakwa merugikan keuangan negara sejumlah Rp8 triliun terkait kasus dugaan korupsi penyediaan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung lainnya. (ad)

Tags: Korupsi Koruptor Nasional

Continue Reading

Previous: Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Masih Mengancam Kalbar
Next: Jokowi Beri Restu Kaesang Pangarep Masuki Dunia Politik

Related Stories

67d88fdc-ed27-4035-af22-13c535396509
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Sebut Dukungan Keluarga Kunci Pendidikan

Editor PI 13/07/2026
30c012aa-4043-4018-be1a-61128a3bf6e8
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Mandiri, Jangan Bergantung pada Pemerintah

Editor PI 13/07/2026
96ff315d-13eb-4e61-9ee1-00257aabd283
  • Lokal
  • News

Kriya Kalbar Diminati Hingga Mancanegara, Ketua Dekranasda Dorong Penjualan Lewat Marketplace

Editor PI 13/07/2026

Berita Terbaru

  • Sekda Harisson Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Sebut Dukungan Keluarga Kunci Pendidikan 13/07/2026
  • Gubernur Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Mandiri, Jangan Bergantung pada Pemerintah 13/07/2026
  • Kriya Kalbar Diminati Hingga Mancanegara, Ketua Dekranasda Dorong Penjualan Lewat Marketplace 13/07/2026
  • Pemadaman Bergilir Dihentikan, PLN Pastikan Listrik di Kalbar Kembali Normal 13/07/2026
  • Laga Final Soeratin U-15 Kalbar Berujung Ricuh, Keributan Meluas hingga Luar Stadion 13/07/2026
  • Wako Edi Kamtono: Kehadiran Ayah di Hari Pertama Sekolah Bentuk Dukungan untuk Anak 13/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

67d88fdc-ed27-4035-af22-13c535396509
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Sebut Dukungan Keluarga Kunci Pendidikan

Editor PI 13/07/2026
30c012aa-4043-4018-be1a-61128a3bf6e8
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Mandiri, Jangan Bergantung pada Pemerintah

Editor PI 13/07/2026
96ff315d-13eb-4e61-9ee1-00257aabd283
  • Lokal
  • News

Kriya Kalbar Diminati Hingga Mancanegara, Ketua Dekranasda Dorong Penjualan Lewat Marketplace

Editor PI 13/07/2026
IMG_9754
  • Lokal
  • News

Pemadaman Bergilir Dihentikan, PLN Pastikan Listrik di Kalbar Kembali Normal

Editor PI 13/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.