Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Prediksi Cacar Monyet di Indonesia Tak Akan Fatal, Menkes Gurau “You Look Ugly Definitely, But You’ll Survive”
  • Kesehatan
  • Nasional
  • News

Prediksi Cacar Monyet di Indonesia Tak Akan Fatal, Menkes Gurau “You Look Ugly Definitely, But You’ll Survive”

Editor PI 23/08/2022
menkes ri

Foto: Humas Setkab RI/Agung

Berita Nasional, PONTIANAK INFORMASI – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi penyakit Monkeypox atau cacar monyet yang telah teridentifikasi di Indonesia tak akan menyebabkan pasien mengalami perburukan gejala hingga menyebabkan situasi fatal. Hal itu disampaikannya dalam acara Q & A ‘The 3rd G20 Health Working Group’ yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, pada Senin (22/8/2022).

Menkes menerangkan bahwa karakteristik cacar monyet yang ditemukan di Indonesia dan Asia kemungkinan tidak akan separah kasus di sejumlah negara Afrika. Namun, saat ini dia belum bisa memastikan status atau kategori cacar monyet dari temuan seorang pasien di DKI Jakarta lantaran masih menunggu detail data dari tes whole genome sequencing (WGS).

“Cacar monyet ada dua tipe, Afrika Barat sama Afrika Tengah, yang satu fatal yang satu tidak fatal. Dan biasanya yang banyak di Eropa dan yang di Indonesia itu bukan yang fatal,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Menkes menyebut cacar monyet hanya akan membuat pasien terlihat ‘jelek’ karena gejala klinis cacar monyet menyebabkan muncul ruam dan bintik-bintik di kulit pasien.

“Because it’s only affect your skin, basically. Yeah, you look ugly definitely, but at least you will survive,” gurau Mantan Wakil Menteri BUMN itu.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Menkes mengungkapkan bahwa kondisi temuan seorang pasien cacar monyet di Indonesia terpantau baik dan hanya mengalami gejala ringan. Dia juga memastikan tingkat penularan cacar monyet tak akan setinggi virus corona (Covid-19) yang bisa menular lewat droplet.

Budi menambahkan, berdasarkan data terkini, dari 39-40 ribu kasus konfirmasi cacar monyet di dunia, setidaknya 12 orang yang tercatat meninggal dunia pasca terinfeksi. Dengan demikian, fatality rate atau tingkat kasus kematian cacar monyet menurutnya sangat rendah atau berkisar 0,04 hingga 0,05 persen.

“Penularannya dia itu terjadi pada saat sudah bergejala, berbeda dengan Covid-19,” jelasnya.

Menkes Budi juga memastikan Kementerian Kesehatan lebih siap menghadapi potensi cacar monyet apabila semakin meluas. Dia mengatakan pihaknya telah memiliki lebih dari 1.000 laboratorium PCR yang tersebar di berbagai provinsi. (yd)

Tags: Kesehatan Nasional

Continue Reading

Previous: Wali Kota Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai dan Parit dari Sampah
Next: APBD Perubahan 2022 Fokus Infrastruktur dan Peningkatan Ekonomi Kalbar

Related Stories

f2e87486-5455-45bd-900e-18089361353e
  • Lokal
  • News

Waspada Penipuan Modus Donor Darah di Pontianak

Editor PI 26/05/2026
dd55e743-a39d-4390-b0ed-9af5d1ed4713
  • Lokal
  • News

Cari Rotan di Sungai Kapuas, Pria Paruh Baya di Sanggau Hilang Diduga Alami Kecelakaan Air

Editor PI 26/05/2026
8a38061c-3362-4790-b142-e691ea8a84cf
  • Lokal
  • News

Lahan Kian Menyusut, Petani di Pontianak Utara Tetap Menanam Jagung di Tengah Gempuran Perumahan

Editor PI 25/05/2026

Berita Terbaru

  • Waspada Penipuan Modus Donor Darah di Pontianak 26/05/2026
  • Cari Rotan di Sungai Kapuas, Pria Paruh Baya di Sanggau Hilang Diduga Alami Kecelakaan Air 26/05/2026
  • Gaia Hobbies Week 2026 Sukses Meriahkan Komunitas eFootball Kalbar 26/05/2026
  • Lahan Kian Menyusut, Petani di Pontianak Utara Tetap Menanam Jagung di Tengah Gempuran Perumahan 25/05/2026
  • Edi Kamtono Optimalkan Lahan Kosong untuk Produksi Jagung dan Pangan Lokal 25/05/2026
  • Dirjen Kemendagri Fatoni: Pemda Harus Kurangi Belanja Tak Penting dan Fokus Sejahterakan Masyarakat 25/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

f2e87486-5455-45bd-900e-18089361353e
  • Lokal
  • News

Waspada Penipuan Modus Donor Darah di Pontianak

Editor PI 26/05/2026
dd55e743-a39d-4390-b0ed-9af5d1ed4713
  • Lokal
  • News

Cari Rotan di Sungai Kapuas, Pria Paruh Baya di Sanggau Hilang Diduga Alami Kecelakaan Air

Editor PI 26/05/2026
Foto : Dok. Panitia
  • Lokal

Gaia Hobbies Week 2026 Sukses Meriahkan Komunitas eFootball Kalbar

Muhammad Iqbal 26/05/2026
8a38061c-3362-4790-b142-e691ea8a84cf
  • Lokal
  • News

Lahan Kian Menyusut, Petani di Pontianak Utara Tetap Menanam Jagung di Tengah Gempuran Perumahan

Editor PI 25/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.