Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Prof Ikrar Nusa Bhakti Sebut Jokowi sebagai ‘Pembunuh Politik yang Tidak Berperasaan’
  • Nasional
  • News
  • Politik

Prof Ikrar Nusa Bhakti Sebut Jokowi sebagai ‘Pembunuh Politik yang Tidak Berperasaan’

Editor PI 31/01/2024
jokowi-bantah

Presiden Jokowi. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Dalam sebuah wawancara di program podcast Abraham Samad Speak Up, Prof Ikrar Nusa Bhakti mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi). Prof Ikrar menyebut Jokowi sebagai “pembunuh politik yang tidak berperasaan”.

Menurut Ikrar Nusa, Presiden Jokowi diduga telah melupakan partai dan rekan-rekan perjuangannya yang telah mendukungnya sejak masa jabatan sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga menjadi Presiden. Ikrar Nusa menyatakan bahwa Jokowi saat ini terkesan berusaha membangun dinasti politik keluarga, bahkan dengan cara mendiskreditkan partai dan kawan seperjuangan, agar calon nomor 3 lenyap dari pembicaraan masyarakat.

“Pak Jokowi itu membajak demokrasi Indonesia dengan kemudian mengkhianati demokrasi kita. Jangan salahkan masyarakat kalau kemudian pasca Pemilu akan terjadi keos,” kata Ikrar Nusa Bhakti seperti yang dikutip dari podcast Abraham Samad, Rabu.

“Dalam sejarah Indonesia Mana ada presiden yang kemudian mengajukan anaknya ketika dia masih menjadi presiden. Prabowo pasti adalah orang yang bisa dia pakai untuk bisa menerima suatu saat anaknya menjadi calon presiden, dititipkan kepada Prabowo,” katanya lagi.

“Jokowi ini ada adalah pembunuh politik yang tidak berperasaan” ujarnya pula.

Menurut Ikrar, demokrasi seharusnya berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, dengan prinsip bahwa pemilihan calon presiden dilakukan berdasarkan kemampuan, bukan karena bantuan sosial (bansos). Ikrar merasa bahwa hal tersebut telah merusak demokrasi yang seharusnya menuju kesempurnaan, di mana pemilihan pemimpin negara didasarkan pada kualitas dan kapabilitas.

“Sekarang benar-benar hancur,” ungkap Ikrar.

Lebih lanjut, Ikrar menyebut bahwa Jokowi tidak malu lagi membangun dinasti politik keluarga. Menurutnya, Presiden tidak hanya mencari kekuasaan untuk kelompok, tetapi juga untuk keluarga, dengan memberikan posisi strategis kepada anggota keluarganya.

“Apa yang saya katakan ini bukan hanya tentang kekuasaan untuk kelompok, tapi juga untuk keluarga. Karena dia tidak akan berbagi kekuasaan dengan kelompok yang selama ini mendukung dia,” tegas Ikrar.

Sebagai contoh, Ikrar menyebut bahwa salah satu anak Jokowi telah menjadi ketua partai, sementara anak yang lain mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden. Ikrar juga menyinggung penempatan anak mantu Jokowi yang digadang-gadang akan menjadi calon Gubernur Sumatra Utara.

Tags: Jokowi Nasional Pilpres 2024 Politik

Continue Reading

Previous: Seorang Warga Dianiaya usai Bentangkan Spanduk Ganjar Pranowo di Depan Rombongan Jokowi
Next: Launching Eksklusif LEXi LX 155, Konsumen Bisa Beli Online di Blibli

Related Stories

IMG_6350
  • Lokal
  • News

Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak

Editor PI 30/05/2026
IMG_6357
  • Lokal
  • News

Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta

Editor PI 30/05/2026
IMG_6375
  • Lokal
  • News

Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan

Editor PI 30/05/2026

Berita Terbaru

  • Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat 30/05/2026
  • Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak 30/05/2026
  • Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta 30/05/2026
  • Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan 30/05/2026
  • Tahun Revolusi Sanitasi, Pontianak Genjot Proyek SPALD-T hingga 2030 30/05/2026
  • Pemkab Komitmen Jembatani Konflik Korporasi dengan Masyarakat 29/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat
  • Lokal

Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat

Editor PI 30/05/2026
IMG_6350
  • Lokal
  • News

Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak

Editor PI 30/05/2026
IMG_6357
  • Lokal
  • News

Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta

Editor PI 30/05/2026
IMG_6375
  • Lokal
  • News

Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan

Editor PI 30/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.