PONTIANAK INFORMASI – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh masyarakat memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan Agustus.
Selain itu, instansi pemerintah, swasta, pelaku usaha hingga komunitas juga diimbau memasang logo resmi HUT RI di berbagai media publikasi.
Edi mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan penuh semangat. Pasang logo HUT RI, kibarkan Bendera Merah Putih, dan hidupkan suasana kebangsaan di lingkungan masing-masing,” kata Edi, Senin (3/8).
Ia mengimbau masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Pengibaran bendera diharapkan dilakukan di rumah warga, kantor pemerintahan, sekolah, tempat usaha, pertokoan, hingga ruang-ruang publik lainnya.
Menurut Edi, Merah Putih bukan sekadar atribut perayaan, melainkan simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
“Merah Putih adalah simbol kehormatan bangsa. Dengan mengibarkannya, kita menunjukkan rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus penghormatan kepada para pahlawan,” ujarnya.
Selain bendera, Edi juga mengajak seluruh instansi dan masyarakat menggunakan logo resmi HUT ke-81 RI pada berbagai media publikasi, baik luar ruang maupun digital. Logo tersebut dapat dipasang di billboard, baliho, spanduk, videotron, umbul-umbul, banner digital, hingga media sosial.
Ia menambahkan, masyarakat juga dapat memanfaatkan logo resmi HUT RI pada berbagai produk atau media komunikasi lainnya sesuai pedoman identitas visual yang telah ditetapkan pemerintah.
Tak hanya itu, Edi mengajak masyarakat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang digelar selama bulan kemerdekaan. Menurutnya, peringatan HUT RI menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat nasionalisme.
“Rayakan dengan gembira, tetapi tetap tertib dan menjaga kebersihan lingkungan. Jadikan Agustus sebagai bulan kebangsaan yang menyatukan seluruh warga,” tuturnya.
Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada pemasangan bendera dan atribut, tetapi juga tercermin dalam pelayanan yang semakin baik, kepedulian terhadap sesama, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus hadir dalam tindakan kita sehari-hari. Dengan gotong royong, kepedulian, dan kerja bersama, kita ikut mengisi kemerdekaan untuk Pontianak dan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.
