Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Tragis: Curahan Hati Bocah Demak Sebelum Akhiri Hidup Sendiri
  • Nasional

Tragis: Curahan Hati Bocah Demak Sebelum Akhiri Hidup Sendiri

Tyo 14/02/2026
Tragis: Curahan Hati Bocah Demak Sebelum Akhiri Hidup Sendiri

Foto: iStock

PONTIANAK INFORMASI, Jabar – Seorang bocah perempuan di Demak, Jawa Tengah, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya sendiri. Kejadian memilukan ini terjadi pada Kamis sore (12/2/2026), setelah korban sempat mengunggah tangkapan layar percakapan kasar dari ibunya di media sosial. Unggahan tersebut menjadi sorotan karena menggambarkan beban emosional yang dialami anak berusia 12-13 tahun tersebut.

Dilansir dari detik.com, Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, mengungkapkan bahwa “Screenshot itu adalah chat dari ibunya ke korban dan diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa gantung diri,” kata Anggah melalui sambungan telepon pada Jumat (13/2/2026). Dalam tangkapan layar yang tersebar melalui akun Instagram @infodemakraya, terlihat pesan-pesan bernada makian dan kata-kata kasar dari sang ibu. Korban menambahkan caption pilu, “Di balik tawa gua di sisi lain aku juga cape,” yang menunjukkan keputusasaan di balik senyumnya sehari-hari.

Kronologi penemuan jasad korban berawal saat ibunya pulang ke rumah sekitar pukul 18.01 WIB. “Dari CCTV, ibu korban naik mobil pulang ke rumah. Kemudian masuk ke rumah pukul 18.01 WIB. Posisi si ibunya ini masuk sambil menggendong anaknya atau adik korban,” jelas Anggah. Begitu masuk, ibu korban langsung menemukan anaknya sudah tergantung. Ia pun berteriak histeris meminta tolong warga sekitar, sementara aktivitas terakhir di ponsel korban tercatat pukul 16.25 WIB.

Polisi telah melakukan olah TKP dan visum dari dokter forensik. “Dari dokter forensik menyampaikan bahwa ada luka akibat kekerasan tumpul berupa jejas atau lecet gantung pada leher. Didapatkan tanda mati lemas. Waktu kematian 2-6 jam sebelum pemeriksaan visum dilakukan,” beber Anggah. Tidak ada tanda-tanda orang lain masuk rumah selama rentang waktu tersebut, sehingga dugaan pembunuhan dibantah tegas oleh pihak berwenang.

Kasus ini mengungkap pola komunikasi keluarga yang bermasalah. Anggah membenarkan bahwa sang ibu memang sering marah dan menggunakan kata-kata kasar kepada korban sebelumnya. Unggahan korban menjadi bukti digital yang kini diamankan polisi untuk pendalaman lebih lanjut. Kejadian ini terjadi di tengah meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan anak-anak akibat tekanan emosional dari orang tua.

Dampak psikologis dari kata-kata kasar ternyata bisa memicu keputusasaan mendalam pada anak usia dini. Para ahli psikologi menekankan pentingnya orang tua mengelola emosi agar tidak melukai anak. Di era media sosial, curahan hati seperti ini sering menjadi sinyal darurat yang diabaikan. Korban, seorang siswi SD, tampaknya menyimpan luka batin yang tak tersampaikan secara langsung.

Tags: Bocah Bundir

Continue Reading

Previous: Libur Imlek 2026: Jakarta Lepas Ganjil Genap 16-17 Februari untuk Long Weekend
Next: Operasi SAR Longsor Cisarua Resmi Berakhir, 20 Jiwa Masih Belum Ditemukan

Related Stories

Stephanie Meyerson
  • Nasional

Chef Asal Pontianak Stephanie Meyerson Tembus Grand Final MasterChef Indonesia

Editor PI 11/03/2026
bahlil
  • Nasional

Bahlil Minta Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman

Editor PI 09/03/2026
Richard lee
  • Nasional

Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro Jaya Usai Diperiksa 4 Jam

Editor PI 07/03/2026

Berita Terbaru

  • Tangki Siluman Terciduk, Polisi Amankan 5 Penimbun Pertalite di Pontianak 16/03/2026
  • Selain BBM, Pasokan LPG 3 KG di Kalbar Juga Dipastikan Aman Saat Idul Fitri 2026 16/03/2026
  • Warga Pontianak Diimbau Buang Sampah Sebelum Jam 03.00 Subuh di Malam Takbiran 16/03/2026
  • Bupati Sujiwo Peringatkan Penimbun BBM Akan Ditindak Tegas, Minta Warga Tidak Panik 16/03/2026
  • Antrean Panjang di SPBU, DPRD Kalbar Desak Pengawasan Distribusi BBM Diperketat 16/03/2026
  • Silaturahmi Ramadan KONI Kalbar, Daud Yordan Siapkan Atlet Menuju PON 2028 14/03/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

d2c17eb0-6bb8-4b56-b7c4-749e46cc6231
  • News

Tangki Siluman Terciduk, Polisi Amankan 5 Penimbun Pertalite di Pontianak

Editor PI 16/03/2026
IMG_8496
  • Lokal
  • News

Selain BBM, Pasokan LPG 3 KG di Kalbar Juga Dipastikan Aman Saat Idul Fitri 2026

Editor PI 16/03/2026
7874bfac-ecfa-4a9f-b760-5be9b6e64871
  • Lokal
  • News

Warga Pontianak Diimbau Buang Sampah Sebelum Jam 03.00 Subuh di Malam Takbiran

Editor PI 16/03/2026
IMG_8493
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo Peringatkan Penimbun BBM Akan Ditindak Tegas, Minta Warga Tidak Panik

Editor PI 16/03/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.