Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • 5 Orangutan Hasil Rehabilitasi Dilepasliarkan ke Taman Nasional Betung Kerihun
  • Lokal
  • News

5 Orangutan Hasil Rehabilitasi Dilepasliarkan ke Taman Nasional Betung Kerihun

Editor PI 08/07/2026
Screenshot

Screenshot

PONTIANAK INFORMASI – Lima orangutan hasil rehabilitasi kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di Sub-DAS Mendalam, Taman Nasional Betung Kerihun, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada 30 Juni 2026.

Pelepasliaran tersebut merupakan hasil kolaborasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNBKDS), serta Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang (YPOS/SOC).

Kelima orangutan yang dilepasliarkan terdiri dari satu jantan dan empat betina, yakni Benazir (14 tahun), Jamilah (25) bersama anaknya Ulin (1), serta Sinta (13) bersama anaknya Sabine (2).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menjelaskan seluruhnya telah dinyatakan siap kembali ke alam setelah menjalani rehabilitasi selama bertahun-tahun di Sekolah Hutan Jerora. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan dan karantina pra-pelepasliaran selama satu bulan.

“Pelepasliaran ini menjadi tahap ke-18 sejak program tersebut dimulai pada 2017. Hingga akhir 2025, sebanyak 39 individu orangutan, terdiri atas 37 hasil rehabilitasi dan dua hasil translokasi, telah dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Betung Kerihun,” ujarnya dalam keterangan rilis, Senin (6/7/26)

Murlan mengungkapkan, sebelum tiba di lokasi pelepasliaran, kelima orangutan menempuh perjalanan darat dan sungai dari Sintang menuju Putussibau hingga kawasan pelepasliaran selama sekitar 10 hingga 12 jam.

“Setibanya di lokasi, satwa terlebih dahulu ditempatkan di kandang habituasi untuk memulihkan kondisi fisik dan mengurangi stres akibat perjalanan,” ungkapnya.

Sub-DAS Mendalam dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena dinilai memiliki daya dukung habitat yang baik. Berdasarkan kajian ekologi, kawasan tersebut memiliki ketersediaan vegetasi pakan yang melimpah, mencapai sekitar 52 persen dari total jenis flora yang ditemukan.

“Setelah dilepasliarkan, tim monitoring yang terdiri dari delapan hingga 12 personel akan melakukan pemantauan intensif menggunakan metode nest-to-nest selama maksimal tiga bulan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan orangutan mampu beradaptasi, mencari pakan sendiri, serta bertahan hidup secara mandiri di alam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum, Titik Wurdiningsih, berharap pelepasliaran tersebut dapat memperkuat populasi orangutan di habitat aslinya sekaligus menjaga kelestarian satwa dilindungi itu.

Ia juga menyebut kawasan Camp Mentibat di Resort PTN Nanga Hovat berpotensi dikembangkan sebagai pusat riset dan edukasi orangutan.

“Selain itu, jalur menuju lokasi pelepasliaran juga dinilai memiliki potensi wisata alam, termasuk arung jeram,” pungkasnya.

Upaya konservasi tersebut tidak berhenti pada pelepasliaran, tetapi juga perlu diikuti dengan perlindungan habitat serta edukasi kepada masyarakat agar populasi orangutan Kalimantan tetap terjaga di alam liar.

Tags: BKSDA Kalbar Orang Utan Satwa Dilindungi

Continue Reading

Previous: Polisi Geledah 12 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU, Sita Uang Puluhan Miliar Rupiah
Next: Sabu Disembunyikan di Bungkus Permen Lollipop, Pria di Kubu Raya Ditangkap Polisi

Related Stories

IMG_4247
  • Lokal
  • News
  • Sports

Berangkat Tanpa Sponsor, Atlet Taekwondo Ultra Gewinner Pontianak Borong 5 Emas dan 1 Perunggu di Malaysia

Editor PI 08/08/2026
IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026
IMG_4105
  • Lokal
  • News

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas

Editor PI 08/08/2026

Berita Terbaru

  • Berangkat Tanpa Sponsor, Atlet Taekwondo Ultra Gewinner Pontianak Borong 5 Emas dan 1 Perunggu di Malaysia 08/08/2026
  • Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan 08/08/2026
  • Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas 08/08/2026
  • Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN 08/08/2026
  • Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Pontianak Barat Ikuti Jalan Sehat dan Zumba 07/08/2026
  • Lewat Kesah Selaseh, Budaya Melayu Dikemas Lebih Inklusif dan Kekinian 07/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_4247
  • Lokal
  • News
  • Sports

Berangkat Tanpa Sponsor, Atlet Taekwondo Ultra Gewinner Pontianak Borong 5 Emas dan 1 Perunggu di Malaysia

Editor PI 08/08/2026
IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026
IMG_4105
  • Lokal
  • News

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas

Editor PI 08/08/2026
8b81c97c-7b2c-410f-9492-ece78f42b1fb
  • Lokal
  • News

Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN

Editor PI 08/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.