PONTIANAK INFORMASI – Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan pembangunan jalan poros ekonomi strategis di Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadan di Kecamatan Kuala Mandor B, Selasa (10/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sukiryanto bersama jajaran pemerintah daerah mengunjungi dua desa, yakni Desa Kuala Mandor B dan Desa Sungai Enau. Safari Ramadan diawali di Masjid Wasitul Jannah, Desa Kuala Mandor B, yang juga dirangkaikan dengan operasi pasar murah berupa sembako dan LPG 3 kilogram bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Sukiryanto mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Ia menyampaikan bahwa dirinya bersama Bupati Kubu Raya berkomitmen menyelesaikan pembangunan jalan poros ekonomi strategis sepanjang kurang lebih 300 kilometer selama masa kepemimpinan mereka.
“Kami bersama Pak Bupati berkomitmen menyelesaikan jalan poros ekonomi strategis. Namun tahun ini anggaran daerah mengalami pengurangan hampir Rp400 miliar dari pemerintah pusat, sehingga beberapa rencana pembangunan harus disesuaikan,” ujarnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Sukiryanto menegaskan pemerintah daerah terus berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat serta berbagai pihak guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Kubu Raya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat infrastruktur jalan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan lebih lama oleh masyarakat.
“Jalan yang sudah ada mari kita pelihara bersama. Jangan sampai kendaraan yang melebihi kapasitas muatan merusak jalan yang seharusnya bisa dipakai bertahun-tahun,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menggelar operasi pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta memastikan ketersediaan LPG selama bulan Ramadan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga LPG 3 kilogram di wilayah Kuala Mandor B masih berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per tabung, sementara harga bahan pokok relatif stabil.
“Alhamdulillah dari hasil pemantauan, harga LPG di Kuala Mandor B masih berkisar Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per tabung dan bahan pokok juga relatif stabil. Mudah-mudahan kondisi ini tetap terjaga hingga Idulfitri nanti,” ungkapnya.
Usai kegiatan di Desa Kuala Mandor B, rombongan Safari Ramadan melanjutkan kunjungan ke Desa Sungai Enau tepatnya di Masjid Miftahul Hidayah. Dalam kesempatan tersebut, Sukiryanto juga meninjau kondisi masjid yang telah lama dalam proses pembangunan.
Ia menyatakan akan melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Kubu Raya serta membantu proses administrasi yayasan agar pembangunan masjid dapat segera dilanjutkan.
“Mudah-mudahan dengan kunjungan ini pembangunan masjid bisa segera dilanjutkan. Kami juga akan membantu proses administrasi yayasan agar semua berjalan lancar,” tuturnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut, pemerintah daerah berharap dapat terus mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan pemerintah berjalan dengan baik di tengah masyarakat.
