PONTIANAK INFORMASI – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo, melaju ke babak berikutnya Polytron Pontianak International Challenge 2026 setelah menaklukkan wakil India, Naker Shankar Iyer, dalam dua gim langsung di GOR Terpadu Ayani, Pontianak.
Chico yang menjadi unggulan ke-10 harus melalui pertandingan ketat pada gim pertama. Saling kejar poin terjadi hingga memasuki setting. Chico akhirnya mampu mengamankan gim pembuka dengan skor 22-20.
Memasuki gim kedua, permainan Chico mulai lebih terkendali. Ia mampu membaca pola permainan lawan dan menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 21-14.
Usai laga, Chico mengaku berusaha menikmati pertandingan agar dapat bermain lebih tenang dan menjalankan strategi dengan baik.
“Alhamdulillah bisa menyesuaikan pertandingan dengan baik tanpa ada cedera. Tadi coba buat mainnya lebih enjoy lagi,” ujar Chico.
Chico mengakui sempat kehilangan fokus ketika menerapkan strategi permainan pada gim pertama. Kondisi tersebut membuat lawan mampu memberikan tekanan dan pertandingan berlangsung ketat hingga akhir.
“Tadi di set pertama sempat kejar-kejaran di setting. Di situ mungkin kurang fokus saja pada saat menerapkan strategi main, cuma coba buat lebih tenang,” katanya.
Pada gim kedua, Chico merasa permainan sudah jauh lebih nyaman. Ia memilih menyesuaikan pola permainan dengan kondisi lawan dan berhasil mengendalikan jalannya pertandingan.
“Set kedua tadi sudah lebih enak. Saya hanya menyesuaikan permainan lawan saja,” tuturnya.
Chico Tetap Tampil di Tengah Kabut Asap
Pertandingan Chico juga berlangsung saat kondisi udara Pontianak diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Ia mengakui kondisi tersebut terasa di dalam arena pertandingan, meski tidak sampai mengganggu penampilannya secara signifikan.
“Asapnya memang terasa di lapangan, tapi masih oke saja. Cuma tadi mungkin ada kondisi ruangan yang kurang baik,” ungkapnya.
Menurut Chico, kondisi tersebut juga dirasakan oleh lawannya. Karena itu, ia memilih tidak terlalu memikirkan kondisi udara dan tetap fokus menjalani pertandingan.
“Lawan juga mengalami keadaan yang sama. Jadinya di situ coba buat enjoy saja,” tambahnya.
Menghadapi pertandingan berikutnya, Chico menyadari setiap lawan memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan. Ia pun akan kembali mempersiapkan strategi dan menjaga kesiapan saat berada di lapangan.
“Semua lawan berat pastinya. Semua punya 50-50 untuk menang dan kalah. Di situ coba buat nyiapin strategi yang baik, dan mungkin yang lebih siap yang akan menang,” pungkas Chico.
