PONTIANAK INFORMASI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat menyiapkan akun demo Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMA, agar orang tua dan calon peserta didik dapat mencoba proses pendaftaran sebelum pelaksanaan resmi dimulai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan SPMB saat ini telah dimatangkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan akun simulasi bagi masyarakat.
“Kita sudah melakukan seluruh persiapan. Mungkin pada 15 Juni nanti mulai dibuat akun demo untuk orang tua yang ingin mencoba dan merasakan aplikasi siswa untuk mendaftar SPMB,” kata Faisal, Senin (1/6/25).
Ia menjelaskan, setelah masa simulasi, proses resmi pembuatan akun dan pendaftaran akan dibuka pada 20 Juni 2026, dimulai dengan jalur afirmasi dan mutasi.
Selain melalui aplikasi, Disdikbud Kalbar juga mendorong sekolah-sekolah untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya ke jenjang SMA dapat langsung mendatangi sekolah tujuan untuk mendapatkan informasi terkait SPMB.
“Beberapa sekolah sudah membuat program mandiri, baik melalui media sosial maupun mengundang orang tua dan warga sekitar untuk mengikuti sosialisasi SPMB di sekolah masing-masing,” ujarnya.
Faisal menegaskan tidak semua SMA di Kalbar diwajibkan menerapkan pendaftaran secara daring. Untuk sekolah yang berada di wilayah perbatasan maupun pedalaman dengan keterbatasan akses internet, pendaftaran dapat dilakukan secara luring atau tatap muka.
“Kita tidak memaksakan seluruh SMA di Kalbar mengikuti jalur online. Untuk daerah yang sulit akses internet, keterbatasan sarana prasarana dan kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan digital, kita izinkan melakukan pendaftaran secara luring,” jelasnya.
