PONTIANAK INFORMASI – Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, berhasil melaju ke semifinal Polytron Pontianak International Challenge 2026 setelah menaklukkan rekan senegaranya, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.
Bertanding di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Jumat (28/8/2026), Dejan/Apri harus melewati pertarungan tiga gim sebelum mengunci kemenangan dengan skor 21-16, 16-21, 21-13.
Dejan mengatakan pertandingan melawan rekan sendiri memiliki tantangan tersendiri. Kedua pasangan sudah saling mengenal karakter permainan sehingga laga lebih banyak ditentukan oleh strategi dan kesiapan masing-masing.
“Alhamdulillah hari ini bisa menang, walaupun sayangnya ketemu teman sendiri jadi perwakilan Indonesianya sedikit di babak selanjutnya. Karena ketemu teman sendiri jadinya ada sedikit sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan,” kata Dejan.
Menurutnya, pertandingan tersebut benar-benar menjadi adu strategi. Pasangan yang mampu menjalankan strategi dengan lebih baik akhirnya keluar sebagai pemenang.
“Tadi memang benar-benar adu strategi, siapa yang siap mereka yang bisa ambil kemenangan,” ujarnya.
Dejan juga mengapresiasi komunikasi bersama Apriyani yang dinilainya berjalan baik sepanjang pertandingan. Keduanya terus saling memberikan masukan selama berada di lapangan.
“Tadi komunikasi kami berjalan lancar, saya terima ketika Kak Apri memberi tahu, begitu juga sebaliknya,” tuturnya.
Dejan dan Apriyani sendiri baru sekitar lima minggu dipasangkan. Meski terbilang masih baru, Dejan mengaku sudah merasakan perkembangan positif dari kerja sama mereka.
“Selama lima minggu bersama, cukup banyak improve yang kami rasakan. Semoga ke depan kami bisa lebih baik lagi,” katanya.
Dalam laga tersebut, Dejan/Apri juga fokus meredam kekuatan utama Bagas/Indah. Bagas dikenal memiliki serangan keras, sementara Indah dinilai kuat dalam permainan depan net.
“Secara permainan kami memang antisipasi terus kelebihan serangan mereka. Mas Bagas punya smash yang kencang dan Indah depannya sangat baik, jadi bagaimana meminimalisir mereka dapat serangan,” jelas Dejan.
Sementara itu, Apriyani menyebut kemenangan di gim ketiga tidak lepas dari evaluasi pertandingan sebelumnya. Ia dan Dejan berusaha menjaga fokus pada jalannya permainan, bukan terpaku pada perolehan poin.
“Belajar dari tadi malam saat bertemu Verrell/Bernadine, kami terus fokus ke permainan, bukan poinnya. Fokus satu demi satu,” kata Apriyani.
Apriyani juga terus mengingatkan Dejan untuk menjaga ritme permainan agar tidak terlepas, terutama ketika memasuki gim penentuan.
“Terus saling mengingatkan agar ritmenya tidak lepas, terutama di gim ketiga,” pungkasnya.
Kemenangan tersebut memastikan Dejan/Apriyani menjadi salah satu wakil Indonesia yang melaju ke semifinal Polytron Pontianak International Challenge 2026.
