PONTIANAK INFORMASI – Festival Musik di Taman Alun-Alun Kapuas Pontianak tak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga permainan tradisional Galah Kepong. Kehadiran permainan rakyat tersebut menjadi salah satu upaya Komunitas Budak Melayu Pontianak mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda, Jumat (21/08/06).
Ketua Harian Festival Musik Pontianak, Kamil Onte, mengatakan Galah Kepong dipilih karena merupakan permainan yang dekat dengan tradisi masyarakat Melayu Pontianak. Selain tidak membutuhkan biaya besar, permainan ini cukup menggunakan lapangan dan dapat dimainkan oleh berbagai usia.
“Jadi kenapa kita memilih Gala Kepong, pertama sebagai perekat dan juga sebagai komunikasi kita, ingin memperkenalkan bahwa tradisi budaya Melayu, permainan rakyat ini, inilah yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, khususnya yang ada di Kota Pontianak,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan permainan tersebut juga menjadi cara untuk memperkenalkan budaya kepada anak-anak yang mulai tidak mengenal permainan tradisional. Saat kegiatan berlangsung, sejumlah anak bahkan mengaku belum pernah memainkan Galah Kepong sebelumnya.
Anak-anak tersebut justru terlihat antusias dan aktif menanyakan mekanisme serta aturan permainan. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa permainan tradisional masih dapat menarik perhatian anak-anak ketika diberikan ruang untuk mereka coba secara langsung.
Ketua Umum Komunitas Budak Melayu Pontianak, Anggi Febri Ardika, menilai permainan tradisional juga dapat menjadi alternatif aktivitas anak-anak di tengah kebiasaan bermain gadget.
“Sisi positifnya kita ambil, mereka itu dapat mengurangi kegiatan bermain gadget, walaupun satu jam atau bagaimana, setidaknya kita memperkenalkan ini supaya generasi kita selanjutnya mengenal sejarah yang ada di Kota Pontianak,” ujarnya.
Selain mengenalkan budaya, permainan tradisional juga dinilai dapat menjadi alternatif aktivitas bagi anak-anak di tengah kebiasaan bermain gadget. Kegiatan tersebut diharapkan membuat generasi muda mengenal kembali sejarah dan permainan yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pontianak.
Melalui kehadiran Galah Kepong dalam Festival Musik, Komunitas Budak Melayu Pontianak berharap permainan tradisional tidak hanya menjadi nostalgia bagi generasi sebelumnya, tetapi juga dapat dikenal dan dimainkan kembali oleh anak-anak di Kota Pontianak.
