Foto: AP/Khalid Mohammed
Berita Internasional, PONTIANAK INFORMASI – Negara Islam (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bus di kota Mazar-i-Sharif, Afganistan pada Rabu (25/5/2022) lalu. Seperti dilansir dari CNN Indonesia pada Kamis (26/6), pengeboman yang menghancurkan minibus dan masjid di Afghanistan itu menewaskan 16 orang, belasan lainnya mengalami luka-luka.
Juru Bicara kepolisian Provinsi Balkh Adif Waziri kepada kantor berita AFP mengatakan bahwa pengoboman dilakukan di tiga minibus di berbagai distrik di kota Mazar-i-Sharif meledak.
“Bom-bom itu ditempatkan di tiga minibus d berbagai distrik kota itu,” katanya, dikutip dari berita yang dimuat CNN Indonesia pada Kamis (26/5).
Ledakan tersebut sebelumnya dilaporkan menyebabkan sedikitnya 9 orang meninggal dunia. Balkh menambahkan serangan berupa ledakan bom itu menargetkan anggota komunitas Syiah yang merupakan minoritas agama di Afghanistan.
Menurut kantor berita AP pada Rabu (25/5), ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut, lewat saluran telegramnya dan diunggah di kantor berita kelompok militan Sunni Aamaq. ISIS menargetkan tiga bus dengan alat peledak rakitan.
Selain ledakan di bus, ledakan juga terjadi dan menghancurkan masjid di Kabul dan menewaskan sedikitnya 5 orang. Namun, belum ada kelompok yang mengklaim ledakan di masjid tersebut. (yd)
