Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kasus Keracunan Siswa, PGRI Kalbar Desak Evaluasi Program Makan Bergizi
  • Lokal
  • News

Kasus Keracunan Siswa, PGRI Kalbar Desak Evaluasi Program Makan Bergizi

Editor PI 27/09/2025
41ad25f6-1c02-49f9-a3c2-089b18d29fdd

PONTIANAK INFORMASI – Program Makan Bergizi (MBG) yang dijalankan pemerintah tengah menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul munculnya kasus dugaan keracunan makanan di beberapa daerah termasuk di Kalimantan Barat, yakni di Kabupaten Ketapang, Sanggau, dan Kayong Utara.

Sekretaris Umum PGRI Kalbar, Suherdiyanto, mengaku prihatin sekaligus menyayangkan peristiwa tersebut. Menurutnya, program MBG sejatinya hadir sebagai langkah positif untuk memastikan anak-anak sekolah memperoleh asupan gizi yang layak.

Namun, kasus dugaan keracunan justru menimbulkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat.

“Kami dari PGRI Kalbar sangat prihatin dengan kejadian ini. Padahal, program MBG sudah memiliki SOP dan prosedur yang jelas, bahkan melibatkan ahli gizi. Jadi, seharusnya kasus keracunan makanan tidak boleh sampai terjadi,” tegas Suherdiyanto kepada wartawan, baru-baru ini.

Ia menambahkan, kejadian tersebut bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap program yang sejatinya mulia. Alih-alih menyehatkan peserta didik, kasus ini justru membuat para orang tua cemas dan ragu memberikan izin anaknya untuk mengikuti program.

“Kalau sampai ada siswa yang keracunan, tentu menimbulkan rasa tidak nyaman dan menambah kekhawatiran orang tua. Program MBG perlu segera dievaluasi, terutama dalam hal pola penyajian makanan dan sterilisasi tempat pengolahan,” ujarnya.

Suherdiyanto juga menyarankan agar pemerintah melibatkan pihak eksternal dalam pengawasan program MBG. Hal ini penting agar proses pengolahan hingga distribusi makanan benar-benar sesuai SOP yang berlaku.

“Kalau SOP dijalankan dengan disiplin, keracunan atau makanan basi tidak mungkin terjadi. Karena itu, keterbukaan dalam pengelolaan dapur sangat penting. Masyarakat harus diberi ruang untuk memberikan masukan, termasuk soal menu makanan yang lebih relevan dengan kebutuhan anak,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa penyajian makanan untuk peserta didik tidak boleh dianggap remeh. Sebab, hal tersebut menyangkut kesehatan dan keselamatan generasi muda yang menjadi penerus bangsa.

“Standar penyajian makanan tidak boleh diabaikan. Ini menyangkut nyawa anak-anak kita. Jangan sampai program yang seharusnya baik, justru menimbulkan masalah baru,” tegasnya lagi.

Melalui catatan tersebut, PGRI Kalbar mendorong agar pemerintah daerah maupun pusat segera melakukan evaluasi menyeluruh. Tujuannya, agar program Makan Bergizi tetap berjalan sesuai harapan, yakni memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan kecerdasan peserta didik di Kalimantan Barat.

Tags: Keracunan MBG Keracunan MBG di Ketapang Makan Bergizi Gratis MBG PGRI

Continue Reading

Previous: Edi Kamtono Dikukuhkan Jadi Ketua Komwil V APEKSI se-Kalimantan
Next: Pontianak Launching Logo Hari Jadi ke-254

Related Stories

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026
IMG_8641
  • Lokal
  • News

Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan 24/06/2026
  • Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG 24/06/2026
  • Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI 23/06/2026
  • LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan 23/06/2026
  • Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal 23/06/2026
  • Polisi Sebut Pelaku Penyekapan di Bandung Sempat Berpindah-pindah Sebelum Ditangkap 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Prabowo Sindir Keras Kritikus Pintar MBG: Lihatlah Anak-Anak yang Menanti!
  • Politik

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Editor PI 24/06/2026
Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV di Badan Gizi Nasional
  • Politik

Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG

Editor PI 24/06/2026
Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.