Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Optimalkan Lahan Pembangunan, Kubu Raya Ajukan Revisi LBS
  • Lokal
  • News

Optimalkan Lahan Pembangunan, Kubu Raya Ajukan Revisi LBS

Editor PI 02/07/2026
427c7323b377b011b181f7ebc178995c

PONTIANAK INFORMASI – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus melakukan upaya sinkronisasi data Luas Baku Sawah (LBS) dengan pemerintah pusat. Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN menetapkan angka LBS untuk Kubu Raya sebesar 28 ribu hektare. Namun, angka tersebut tidak sesuai dengan kondisi eksisting di lapangan yang hanya sekitar 10 ribu hektare.

Data Luas Baku Sawah atau LBS adalah data dasar yang menunjukkan luas lahan sawah yang secara fakta masih digunakan untuk kegiatan pertanian. Data ini menjadi dasar penting untuk membuat kebijakan ketahanan pangan nasional sekaligus untuk mencegah sawah berubah fungsi menjadi bangunan atau perumahan.
“Eksisting di daerah kita masih belum bisa menemukan 28 ribu hektare. Saat ini masih terus dilakukan sinkronisasi,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam usai mendampingi Bupati Kubu Raya Sujiwo melakukan koordinasi di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Karena itu, lanjut Yusran, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengusulkan pengurangan luasan melalui surat resmi. Usulan pengurangan diajukan sebesar 12 ribu hektare.
“Kita mohonkan ada pengurangan 12 ribu hektare karena secara eksisting terkait dengan pemanfaatan ruang, termasuk untuk Proyek Strategis Nasional atau PSN,” jelasnya.
Meski mengusulkan revisi luasan, Yusran menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti infrastruktur pangan dan program tiga juta rumah.
“Kubu Raya sebagai hinterland dari kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat menjadi kawasan pertumbuhan permukiman yang sangat pesat. Ini sama-sama kita kawal,” kata Yusran.
Ia berharap sinkronisasi antara data Kementerian dan kondisi daerah segera menemukan titik temu. Tujuannya agar luasan yang ideal bisa masuk dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) yang akan ditetapkan.
“Mudah-mudahan bisa ketemu di luasan yang ideal yang akan masuk di Perda RTRW,” tutupnya.
Tags: Kubu Raya Pemkab Kubu Raya

Continue Reading

Previous: Sekda Kalbar Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Belanja Pemerintah
Next: IPM Kalbar Naik Jadi 72,09, Gubernur Fokus Benahi Pendidikan hingga Kesehatan

Related Stories

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026

Berita Terbaru

  • Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional 12/09/2026
  • Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang 12/09/2026
  • Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya 12/09/2026
  • Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang 12/09/2026
  • Raperda Perubahan APBD Kalbar 2026 Disetujui, Tambah Rp550 Miliar untuk Pembangunan dan Karhutla 12/09/2026
  • Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital 11/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang

Editor PI 12/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.