Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pekarangan Sempit di Pontianak Utara Disulap Jadi Sumber Pangan dan Penghasilan
  • Lokal
  • News

Pekarangan Sempit di Pontianak Utara Disulap Jadi Sumber Pangan dan Penghasilan

Editor PI 31/07/2026
2c7ceed6-4edc-4538-a968-74ce12f50b45

PONTIANAK INFORMASI – Di sebuah sudut permukiman di Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, halaman rumah yang sempit tak lagi sekadar menjadi tempat menjemur pakaian atau menyimpan barang. Warga mengubahnya menjadi ruang produktif yang menghasilkan sayuran, telur, hingga lobster air tawar melalui sistem pertanian terpadu berbasis ekonomi sirkular.

Perubahan itu digerakkan Kelompok Kreasi Sungai Putat (KSP) yang memanfaatkan limbah organik rumah tangga sebagai awal dari siklus produksi pangan.

Di belakang rumah-rumah warga, rak budidaya maggot berdiri berdampingan dengan kandang ayam kampung, puyuh, kolam lobster air tawar, serta instalasi aquaponik. Seluruhnya saling terhubung dalam satu ekosistem yang nyaris tanpa limbah.

Ketua KSP, Syamhudi, mengatakan konsep tersebut berangkat dari keinginan sederhana, yakni mengurangi sampah organik sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

“Mari bersama mewujudkan pekarangan produktif, keluarga sejahtera, masyarakat sehat, dan lingkungan yang lestari,” ujarnya.

Limbah dapur seperti sisa sayuran dan kulit buah dimanfaatkan sebagai pakan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot. Setelah dipanen, maggot menjadi sumber protein untuk pakan ayam kampung, burung puyuh, hingga lobster air tawar.

Sementara itu, sisa budidaya maggot dan kotoran ternak diolah kembali menjadi kasgot serta kompos organik yang digunakan untuk menyuburkan tanaman sayur di pekarangan. Hasil panen sayuran kemudian kembali menjadi bagian dari siklus tersebut.

Bagi warga, pola ini tidak hanya mengurangi volume sampah rumah tangga, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Ketua RW 004 Siantan Hilir, Ponijan, mengatakan perubahan tersebut mulai terlihat sejak warga memanfaatkan pekarangan sebagai area budidaya.

“Ini dimanfaatkan untuk masyarakat supaya lebih mengerti tentang kegiatan usaha. Mudah-mudahan dari pihak Pertamina nanti bisa membantu pengembangan kelompok usaha,” katanya.

Program tersebut mendapat dukungan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Integrated Terminal Manager Pontianak, Adi Wahyu Christianto, menilai model pertanian terpadu itu memiliki potensi besar untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan masyarakat.

“Kegiatan ini dapat terus berjalan. Ada potensi menciptakan bahan makanan sekaligus tambahan penghasilan,” ujarnya.

Menurut Adi, konsep serupa juga memungkinkan dikembangkan di wilayah lain.

“Pengembangan tidak hanya di budidaya maupun satu lokasi. Pengembangan seperti ini dapat dilakukan di beberapa titik,” tambahnya.

Lurah Siantan Hilir, Erin Febrianty, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, program ini menjadi contoh bagaimana persoalan sampah organik dapat diubah menjadi peluang ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Melalui sistem aquaponik, tanaman memperoleh nutrisi dari air kolam sehingga penggunaan pupuk kimia dapat ditekan. Di sisi lain, warga juga memperoleh hasil berupa sayuran segar, telur puyuh, ayam kampung, hingga lobster yang memiliki nilai ekonomi.

Selain memberi manfaat ekonomi, program tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak. Mereka belajar mengenal pengelolaan sampah, budidaya pangan, hingga pentingnya menjaga lingkungan melalui praktik langsung di sekitar rumah.

Dari pekarangan yang tak seberapa luas, warga Siantan Hilir membuktikan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari rumah sendiri. Sisa makanan yang sebelumnya berakhir di tempat sampah kini berubah menjadi sumber protein, pupuk organik, hingga tambahan penghasilan bagi keluarga.

Tags: Ekonomi Kreatif Kreatif Pontianak Utara

Continue Reading

Previous: Hari Pertama MPLS di Sekolah Rakyat, Alva Siap Tinggal di Asrama demi Raih Cita-cita
Next: Kultum Subuh di Teluk Batang, Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Siapkan Bekal Akhirat

Related Stories

Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang

Editor PI 12/09/2026

Berita Terbaru

  • Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang 12/09/2026
  • Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya 12/09/2026
  • Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang 12/09/2026
  • Raperda Perubahan APBD Kalbar 2026 Disetujui, Tambah Rp550 Miliar untuk Pembangunan dan Karhutla 12/09/2026
  • Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital 11/09/2026
  • Dampingi Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kubu Raya, Ria Norsan Minta Api Dipadamkan hingga Tuntas 11/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang

Editor PI 12/09/2026
c0b65c16-84b1-4ca9-b773-37d021e9b0d4
  • Lokal
  • News

Raperda Perubahan APBD Kalbar 2026 Disetujui, Tambah Rp550 Miliar untuk Pembangunan dan Karhutla

Editor PI 12/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.