PONTIANAK INFORMASI – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai menata kawasan Pasar Kakap di Desa Sungai Kakap sebagai pusat ekonomi dan ruang publik baru. Penataan tersebut diharapkan mampu mengubah kawasan yang sebelumnya terkesan kumuh menjadi lebih tertata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan penataan tidak berhenti pada pembangunan Taman Pasar Kakap. Pemerintah juga akan mengembangkan kawasan susur sungai serta membangun Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) di eks terminal milik pemerintah daerah.
“Yang paling utama akan ada pergerakan ekonomi, kemudian membuat masyarakat lebih nyaman,” kata Sujiwo, Jumat (7/8).
Untuk menghidupkan kawasan Pujasera, Pemkab Kubu Raya menargetkan pendapatan dari retribusi parkir inap sebesar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per hari. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung pengelolaan kawasan.
Selain itu, pemerintah juga akan mendata lapak UMKM, membangun kios bagi pedagang yang belum mendapatkan tempat relokasi, serta menggandeng Perumda Aneka Usaha agar pengelolaan kawasan dilakukan secara profesional.
Sujiwo menambahkan, kawasan Pasar Kakap juga akan diramaikan dengan hiburan rakyat melalui kolaborasi bersama berbagai pihak tanpa menggunakan anggaran APBD. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung sekaligus meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM di kawasan tersebut.
