PONTIANAK INFORMASI – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meresmikan Program Gema Membangun Desa (GMD) di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7). Program tersebut menghadirkan berbagai layanan publik langsung kepada masyarakat sekaligus menjadi wadah pemerintah menyerap aspirasi pembangunan di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Norsan mengatakan Gema Membangun Desa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga wilayah pesisir.
“Bagi saya, Gema Membangun Desa bukan sekadar agenda pemerintah, tetapi kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, melihat kondisi lapangan secara objektif, dan memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke desa-desa,” kata Norsan.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dalam satu lokasi, mulai dari pasar murah, pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan keluarga berencana, hingga pembayaran pajak kendaraan bermotor dan perpanjangan STNK.
Menurut Norsan, layanan terpadu itu dihadirkan agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kabupaten untuk mengurus berbagai keperluan administrasi maupun layanan dasar.
Ia juga mengapresiasi dukungan Bank Kalbar dan sejumlah instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan pasar murah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi.
“Melalui pasar murah ini, kita berupaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. Berbagai usulan pembangunan infrastruktur maupun penanganan rumah tidak layak huni dari Kecamatan Teluk Batang juga akan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Norsan menambahkan, Gema Membangun Desa juga menjadi sarana mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menggali potensi daerah yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Salah seorang warga Desa Teluk Batang, Rahma, mengaku terbantu dengan pelaksanaan pasar murah dalam rangkaian kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena program ini sangat membantu, terutama saat harga kebutuhan pokok sedang naik. Harapan kami kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan,” katanya.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menilai Program Gema Membangun Desa menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah pelosok.
Ia mengatakan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat berbagai layanan, mulai dari pasar murah, administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis hingga pelayanan pajak kendaraan.
Selain menghadirkan pelayanan publik, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk berdialog langsung dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Berbagai usulan terkait infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat disampaikan sebagai bahan penyusunan program pembangunan di tahun mendatang.
