Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wagub Krisantus Komitmen Optimalisasi PAD, Soroti Kendaraan Berpelat Luar dan Distribusi BBM
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Komitmen Optimalisasi PAD, Soroti Kendaraan Berpelat Luar dan Distribusi BBM

Editor PI 28/07/2026
8b51fc38-4586-4064-89fa-164630d7435c

PONTIANAK INFORMASI – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menilai potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalbar masih jauh dari optimal. Ia memperkirakan masih ada potensi penerimaan daerah sebesar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun yang belum tergarap.

Hal itu disampaikan Krisantus saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Barat dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Kepala Daerah atas Laporan Badan Anggaran DPRD sekaligus Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Selasa (28/7).

“Kita masih memiliki potensi PAD yang sangat besar, sekitar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun, yang belum berhasil kita optimalkan,” kata Krisantus.

Salah satu sektor yang disorotinya adalah penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP). Menurutnya, target penerimaan PAP sebesar Rp26 miliar belum sebanding dengan banyaknya perusahaan perkebunan dan pertambangan yang beroperasi di Kalimantan Barat.

Ia mencontohkan, satu perusahaan saja mampu menyumbang penerimaan PAP hingga lebih dari Rp2 miliar per tahun.

“PT ICA saja pada tahun 2025 membayar PAP sekitar Rp1,7 miliar dan tahun 2026 diperkirakan melampaui Rp2 miliar. Sementara perusahaan yang beroperasi di Kalbar jumlahnya lebih dari seribu. Jadi target Rp26 miliar masih jauh dari potensi sebenarnya,” ujarnya.

Selain itu, Krisantus juga menyoroti banyaknya kendaraan operasional perusahaan yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah atau bahkan tidak memiliki pelat nomor. Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan Kalbar kehilangan potensi pendapatan, terutama dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

“Mereka menggunakan jalan kita, mengonsumsi BBM di Kalbar, tetapi pajaknya dibayarkan ke daerah lain. Saya mendorong DPRD membentuk panitia khusus untuk menertibkan kendaraan berpelat luar agar memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Krisantus turut menyinggung persoalan distribusi BBM di Kalimantan Barat. Ia meminta aparat penegak hukum dan seluruh pihak terkait menindak tegas jika ditemukan praktik penyimpangan yang mengganggu pasokan BBM kepada masyarakat.

“Kalau memang ada praktik-praktik yang merugikan masyarakat dalam distribusi BBM, tentu harus diungkap dan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Kita ingin distribusi BBM berjalan tertib dan masyarakat memperoleh haknya,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemanfaatan cangkang sawit sebagai sumber energi alternatif untuk pembangkit listrik melalui kolaborasi antara PLN, Pemerintah Provinsi Kalbar, dan BUMD.

Selain itu, Krisantus meminta percepatan pengerukan alur Sungai Kapuas yang dinilai penting untuk memperlancar lalu lintas kapal pengangkut BBM maupun logistik ke Kalimantan Barat.

“Pendangkalan alur Sungai Kapuas sering menyebabkan kapal pengangkut BBM maupun logistik mengalami hambatan. Karena itu pengerukan alur pelayaran menjadi kebutuhan yang sangat mendesak agar distribusi barang dan pasokan BBM berjalan lancar,” pungkasnya.

Salah satu sektor yang disorotinya adalah penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP). Menurutnya, target penerimaan PAP sebesar Rp26 miliar belum sebanding dengan banyaknya perusahaan perkebunan dan pertambangan yang beroperasi di Kalimantan Barat.

Ia mencontohkan, satu perusahaan saja mampu menyumbang penerimaan PAP hingga lebih dari Rp2 miliar per tahun.

“PT ICA saja pada tahun 2025 membayar PAP sekitar Rp1,7 miliar dan tahun 2026 diperkirakan melampaui Rp2 miliar. Sementara perusahaan yang beroperasi di Kalbar jumlahnya lebih dari seribu. Jadi target Rp26 miliar masih jauh dari potensi sebenarnya,” ujarnya.

Selain itu, Krisantus juga menyoroti banyaknya kendaraan operasional perusahaan yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah atau bahkan tidak memiliki pelat nomor. Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan Kalbar kehilangan potensi pendapatan, terutama dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

“Mereka menggunakan jalan kita, mengonsumsi BBM di Kalbar, tetapi pajaknya dibayarkan ke daerah lain. Saya mendorong DPRD membentuk panitia khusus untuk menertibkan kendaraan berpelat luar agar memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Krisantus turut menyinggung persoalan distribusi BBM di Kalimantan Barat. Ia meminta aparat penegak hukum dan seluruh pihak terkait menindak tegas jika ditemukan praktik penyimpangan yang mengganggu pasokan BBM kepada masyarakat.

“Kalau memang ada praktik-praktik yang merugikan masyarakat dalam distribusi BBM, tentu harus diungkap dan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Kita ingin distribusi BBM berjalan tertib dan masyarakat memperoleh haknya,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemanfaatan cangkang sawit sebagai sumber energi alternatif untuk pembangkit listrik melalui kolaborasi antara PLN, Pemerintah Provinsi Kalbar, dan BUMD.

Selain itu, Krisantus meminta percepatan pengerukan alur Sungai Kapuas yang dinilai penting untuk memperlancar lalu lintas kapal pengangkut BBM maupun logistik ke Kalimantan Barat.

“Pendangkalan alur Sungai Kapuas sering menyebabkan kapal pengangkut BBM maupun logistik mengalami hambatan. Karena itu pengerukan alur pelayaran menjadi kebutuhan yang sangat mendesak agar distribusi barang dan pasokan BBM berjalan lancar,” pungkasnya.

Tags: Krisantus Kurniawan PAD Pemprov Kalbar Wagub Kalbar Krisantus Wakil Gubernur Kalbar

Continue Reading

Previous: Fotografer Pontianak Minta Untan Kaji Ulang Tarif Foto Komersial Rp50 Ribu
Next: Angklung Menggema Sambut MAXI Yamaha Day 2026 Jawa Barat, Padukan Touring dan Budaya dalam Satu Perjalanan Menuju Kuningan

Related Stories

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026

Berita Terbaru

  • Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional 12/09/2026
  • Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang 12/09/2026
  • Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya 12/09/2026
  • Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang 12/09/2026
  • Raperda Perubahan APBD Kalbar 2026 Disetujui, Tambah Rp550 Miliar untuk Pembangunan dan Karhutla 12/09/2026
  • Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital 11/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang

Editor PI 12/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.