Foto: Kompas.com
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Timnas Indonesia memasuki babak baru di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman, dengan agenda kompetitif yang padat sepanjang tahun 2026. Penunjukan Herdman oleh PSSI menandai transformasi sepak bola nasional, fokus pada fondasi jangka panjang dan lolos Piala Dunia 2030. Era ini dimulai dengan tantangan awal yang menjanjikan perubahan signifikan bagi Skuad Garuda.
PSSI telah merinci kalender lengkap Timnas Senior, mulai dari FIFA Series hingga Piala AFF. “Pada tahun 2026, Herdman dan Timnas Indonesia telah menanti agenda padat. Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026, dilanjutkan agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026,” tulis PSSI. Kutipan ini menegaskan komitmen federasi untuk kalender internasional yang intensif.
FIFA Series menjadi pembuka era Herdman, diadakan di GBK dengan format turnamen mini melibatkan empat negara. Pemenang maju ke final, sementara runner-up perebutan posisi ketiga, sebagai ajang uji coba taktik baru. Herdman, berpengalaman loloskan Kanada ke Piala Dunia, akan memanfaatkan momen ini untuk menyatukan skuad dan mengukur kekuatan.
Agenda FIFA Matchday di Juni, September, Oktober, dan November menyusul, berupa laga uji coba melawan tim-tim internasional berkualitas. Periode 1-9 Juni menargetkan ritme kompetitif pasca-FIFA Series, sementara 21 September-6 Oktober dan 9-17 November jadi persiapan matang menjelang akhir tahun. Ini krusial untuk rotasi pemain dan eksperimen formasi.
Piala AFF 2026, atau ASEAN Cup, dijadwalkan 24 Juli-26 Agustus, sebagai target utama regional. Herdman disebut siap coba pemain baru, termasuk talenta muda dan pelapis, untuk bangun kedalaman skuad. Ajang dua tahunan ini jadi barometer dominasi Asia Tenggara sejak 1996.
Selain senior, Herdman juga tangani Timnas U-23 menuju Asian Games 2026 di Jepang, selaraskan filosofi permainan antarlevel. Kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan beri kestabilan, dengan PSSI tekankan program jangka panjang. “Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru, ditangani pelatih level lolos ke Piala Dunia,” kata Erick Thohir.
