Jens Raven (Foto : MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Jens Raven memulai debutnya di kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 bersama Bali United dengan penuh antusiasme. Pemain muda keturunan Belanda-Indonesia ini mengakui masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia yang berbeda dari pengalaman sebelumnya di Belanda. Menurut Jens, pengalamannya selama ini sangat membantu, tetapi ia tetap merasa perlu penyesuaian khusus untuk bermain maksimal di Liga 1 Indonesia.
Seperti dilansir dari media resmi Bali United FC, Jens Raven mengaku bahwa debutnya kali ini sangat spesial karena pertama kalinya merasakan langsung atmosfer pertandingan di Liga Indonesia. Dia menyadari dinamika permainan dan tekanan pertandingan yang sangat berbeda dibandingkan saat berkarier di Eropa. “Saya baru sehari latihan di Bali, kemudian langsung main di pertandingan BRI Super League. Tentunya saya masih perlu banyak adaptasi dengan gaya dan ritme permainan di sini,” ujar Jens Raven.
Kehadiran Jens Raven di Bali United diharapkan memberikan pengaruh positif di lini serang, mengingat rekam jejaknya yang tajam di Timnas Indonesia U-23, terutama saat Piala AFF U-23 2025 di mana dia berhasil mencetak enam gol. Manajemen dan pelatih Bali United menilai bahwa kemampuan dan potensi Jens sangat cocok dengan kebutuhan tim saat ini. CEO Bali United, Yabes Tanuri, menegaskan bahwa kedatangan Jens merupakan langkah strategis untuk memperkuat penyerangan tim sepanjang kompetisi Liga 1 mendatang.
Selain itu, faktor utama yang membuat Jens mantap bergabung dengan Bali United adalah adanya pelatih kepala Johnny Jansen yang berasal dari Belanda. Jens menilai Jansen memiliki pengalaman berharga dari Liga Eredivisie, sehingga ia percaya bisa berkembang lebih baik di bawah kepelatihan tersebut. “Coach Johnny Jansen dan para asisten pelatih dari Belanda memberikan saya rasa percaya diri untuk berkembang bersama Bali United,” tambah Jens.
Pada pertandingan debutnya, Jens masuk menggantikan Mirza Mustafic pada menit ke-76. Walaupun belum menunjukkan performa maksimal, kehadirannya di lapangan sudah memberikan sinyal positif bagi Bali United. Pelatih Johnny Jansen berharap Jens Raven terus menyesuaikan diri dengan cepat agar dapat memberikan kontribusi nyata di lini depan. Jansen menyatakan, “Saya senang dengan performa Jens di Timnas U-23 dan berharap dia bisa segera beradaptasi dan berlatih dengan Bali United secara intens.”
Perubahan taktik Bali United musim ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Jens. Tim kini lebih mengutamakan permainan dinamis dan membangun serangan dari bawah dengan bola-bola pendek, berbeda dari pola umpan silang yang selama ini dominan. Jens dituntut untuk bisa berperan sebagai penyelesai akhir yang aktif di kotak penalti, sehingga adaptasi pola permainan tersebut sangat penting bagi penampilannya ke depan.
