Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Sports
  • FIFA Jatuhkan Sanksi 20 Laga dan Denda Rp324 Juta untuk Mantan Manajer Timnas Indonesia Sumardji
  • Sports

FIFA Jatuhkan Sanksi 20 Laga dan Denda Rp324 Juta untuk Mantan Manajer Timnas Indonesia Sumardji

Tyo 05/02/2026
FIFA Jatuhkan Sanksi 20 Laga dan Denda Rp324 Juta untuk Mantan Manajer Timnas Indonesia Sumardji

Foto: IDN Times

PONTIANAK INFORMASI, Sports – FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada mantan manajer Timnas Indonesia, Sumardji, terkait insiden tindakan agresif terhadap wasit Ma Ning dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Irak pada 11 Oktober 2025. Komite Disiplin FIFA menyatakan Sumardji melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf (l) Kode Disiplin FIFA karena melakukan penyerangan terhadap ofisial pertandingan, sehingga ia dinyatakan bersalah atas tindakan kekerasan terhadap wasit.

Menurut dokumen resmi yang dipublikasikan di situs FIFA dan dilansir oleh CNN Indonesia, Sumardji dijatuhi larangan mendampingi Timnas Indonesia selama 20 pertandingan serta denda sebesar 15.000 franc Swiss atau sekitar Rp324 juta. Dalam surat putusan, disebutkan bahwa “l) setidaknya 15 pertandingan atau jangka waktu yang sesuai untuk menyerang petugas pertandingan, termasuk menyikut, meninju, menendang, menggigit, meludah, atau memukul,” sehingga sanksi 20 laga dianggap sesuai ketentuan FIFA.

Proses disiplin dimulai empat hari setelah kejadian, yakni 15 Oktober 2025, ketika Sekretaris Komite Disiplin FIFA membuka proses dengan potensi pelanggaran Kode Disiplin selama enam hari. Namun, selama masa proses itu, Sumardji tidak memberikan penjelasan apa pun kepada AFC, sehingga dalam putusan FIFA disebut bahwa ia dianggap mengakui semua tuduhan yang dituduhkan. Sidang Komite Disiplin FIFA yang dipimpin Jorge Palacio, Alejandro Jose Piera, dan Paola Lopez Barraza digelar pada 18 November 2025, dan putusan disampaikan kepada Sumardji pada 19 November 2025.

FIFA juga menegaskan bahwa denda sebesar 15.000 franc Swiss wajib dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak keputusan diberitahukan. Jika tenggat waktu tidak dipenuhi atau terjadi pelanggaran lanjutan, Komite Disiplin FIFA berhak menjatuhkan sanksi tambahan. Sanksi ini berlaku secara internasional dan mengikat semua anggota asosiasi sepak bola di bawah FIFA, sehingga Sumardji tidak boleh terlibat dalam aktivitas resmi Timnas Indonesia selama masa hukuman.

Sumardji bersama PSSI sempat mengajukan banding atas keputusan Komite Disiplin FIFA, tetapi permohonan tersebut ditolak dan seluruh hukuman dipertahankan. Dalam pernyataannya yang dilansir Bola.com, Sumardji menyatakan kekecewaan terhadap sanksi yang dianggapnya “tidak masuk akal” dan terlalu berat dibandingkan dengan insiden yang terjadi. Ia juga menilai bahwa kejadian tersebut seharusnya bisa diselesaikan secara internal tanpa harus berujung pada sanksi internasional yang sangat ketat.

Insiden ini menimbulkan sorotan luas di ranah sepak bola Indonesia, karena Sumardji menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI sekaligus manajer Timnas Indonesia pada saat kejadian. Banyak pihak menilai bahwa sanksi FIFA menjadi pelajaran penting bagi seluruh elemen tim nasional agar menjaga disiplin dan menghormati ofisial pertandingan, terutama di level internasional.

Tags: FIFA FIFA Beri Sanksi Mantan Manager Timnas Indonesia Sumardji

Continue Reading

Previous: Pemkab Kubu Raya Buka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026
Next: Deretan Selebriti yang Disebut Masuk Berkas Epstein, dari Jay‑Z hingga Leonardo DiCaprio

Related Stories

IMG_5191
  • Lokal
  • News
  • Sports

Ukir Sejarah! Bhayangkara Presisi Juara AVC Champions League 2026

Editor PI 17/05/2026
IMG_5173
  • Lokal
  • News
  • Sports

JTEKT Stings Aichi Sabet Peringkat Ketiga AVC 2026 usai Bekuk Hyundai Skywalkers

Editor PI 17/05/2026
e14d0731-b843-4548-ab82-22ae12cc2f02
  • Lokal
  • News
  • Sports

Foolad Sirjan Iranian Singkirkan JTEKT Stings, Tantang Bhayangkara di Final AVC

Editor PI 17/05/2026

Berita Terbaru

  • Touring Bareng Ratusan Scooterist, Krisantus: Solidaritas Komunitas Vespa Layak Dicontoh 01/06/2026
  • Hari Lahir Pancasila, Edi Ingatkan Pentingnya Menjaga Harmoni di Kota Multietnis 01/06/2026
  • Razia Layangan, Satpol PP Amankan 16 Layangan dan Perlengkapannya 01/06/2026
  • PN Ketapang Vonis WNA China Liu Xiaodong 3 Tahun Penjara 01/06/2026
  • Aksi Bobon Santoso Santoso Masak 1,5 Ton Daging Jadi Rendang di Kubu Raya 01/06/2026
  • Drama Musikal ‘Detektif Cilik Dadakan’ Jadi Panggung Mimpi Anak-anak Marginal di Pontianak 01/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

fea73988-3c80-4ee6-a36c-83fa334785dd
  • Lokal
  • News

Touring Bareng Ratusan Scooterist, Krisantus: Solidaritas Komunitas Vespa Layak Dicontoh

Editor PI 01/06/2026
aef477a4-54e9-45b3-aedd-6c268898a971
  • Lokal
  • News

Hari Lahir Pancasila, Edi Ingatkan Pentingnya Menjaga Harmoni di Kota Multietnis

Editor PI 01/06/2026
006bcebc-9c49-440c-8eaa-d14b16425ac6
  • Lokal
  • News

Razia Layangan, Satpol PP Amankan 16 Layangan dan Perlengkapannya

Editor PI 01/06/2026
2996f495-55f1-4cfd-b219-dd72f685d357
  • Lokal
  • News

PN Ketapang Vonis WNA China Liu Xiaodong 3 Tahun Penjara

Editor PI 01/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.