Mauro Zijlstra (Foto : INSTAGRAM/@MAUROZIJLSTRA)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Mauro Zijlstra menjadi sorotan sebagai calon striker anyar Timnas Indonesia dengan statistik permainan yang sangat impresif. Pemain berusia 20 tahun ini adalah keturunan Bandung dan sedang dalam proses naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda, baik di tingkat senior maupun U-23 yang akan berlaga di berbagai kompetisi penting tahun 2025 dan 2026, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, mengungkapkan bahwa kehadiran Mauro akan menjadi berkah besar bagi lini depan Timnas Indonesia. Menurut Erick yang dikutip dari Bola.com, “Sekarang saya mengucapkan terima kasih. Bapak Presiden sudah menandatangani surat naturalisasi Mauro dan tiga pemain putri, ini sudah ada di DPR. Cuma DPR sedang reses. Jadi nanti diproses Agustus, saya sudah komunikasi dengan DPR. Insyaallah DPR mendukung”.
Dari sisi performa, Mauro Zijlstra memiliki catatan statistik yang sangat mengesankan di level klub dan tim junior. Dia memulai karier profesional di AFC Amsterdam U-18 dengan mencetak 18 gol dan 11 assist dalam 20 pertandingan. Selanjutnya, di NEC Nijmegen U-21, ia mencatat 12 gol dan satu assist dalam 26 pertandingan. Penampilannya semakin tajam di FC Volendam U-21, di mana ia menyumbang 17 gol dan 4 assist dalam 21 laga, serta sudah mendapat kesempatan bermain di level utama klub.
Berdasarkan data Transfermarkt, secara keseluruhan di level junior Mauro mencatatkan 42 gol dan 18 assist dari total 72 pertandingan di berbagai tim muda di Belanda. Sepanjang musim 2024-2025, ia mempertahankan konsistensi dengan catatan gol yang bagus di kompetisi U-21 Divisi 2 Belanda, menjadi salah satu striker tengah dengan insting mencetak gol serta mobilitas tinggi yang mengingatkan pada sosok Lewandowski dan Luuk de Jong, dua panutan gaya bermainnya.
Di level profesional bersama FC Volendam, Mauro telah bermain tujuh kali termasuk di liga kasta kedua Belanda dan Piala Belanda, meski belum mencetak gol, durasi bermainnya menunjukkan kepercayaan klub yang terus memberinya kesempatan berkembang. Kontrak profesionalnya dengan Volendam berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun, memperlihatkan potensi jangka panjang yang dilihat klub terhadapnya.
Proses naturalisasi Mauro menjadi bagian strategi PSSI yang dipimpin Erick Thohir untuk menambah kekuatan lini depan Timnas Indonesia, yang selama ini masih kekurangan striker murni. Kehadiran Mauro diharapkan dapat memberikan opsi tajam di event-event besar seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan kejuaraan U-23 Asia tahun depan.
Dengan konsistensi produktivitasnya di level klub dan bakat muda yang terus diasah, Mauro Zijlstra diprediksi menjadi ujung tombak baru yang akan memperkuat daya gedor Timnas Indonesia. Apabila proses naturalisasinya rampung, Mauro tidak hanya menjadi harapan bagi masa depan Timnas, tetapi juga calon ikon di lini serang skuad Garuda.
