Foto: Reuters
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Timnas Indonesia bakal menghadapi tantangan serius dari Timnas Bulgaria di turnamen FIFA Series 2026 yang digelar di Tanah Air. Duel antar-konfederasi ini menjadi ajang persiapan penting bagi skuad Garuda untuk mengasah performa jelang kompetisi besar lainnya. Berita ini langsung menjadi sorotan pecinta sepak bola nasional.
Tim nasional sepak bola Bulgaria akan berpartisipasi dalam edisi kedua turnamen FIFA Series. Turnamen ini akan diadakan antara 23-31 Maret 2026. Laporan tersebut juga menyebutkan skuad asuhan Aleksandar Dimitrov dijadwalkan terbang ke Indonesia sebagai tuan rumah grup tersebut. Kabar ini semakin menguat setelah Saint Kitts dan Nevis mengonfirmasi keikutsertaan mereka, menyisakan satu slot lagi untuk diumumkan.
FIFA Series 2026 bukan sekadar uji coba biasa, melainkan inisiatif FIFA untuk mempertemukan tim dari benua berbeda yang jarang bertemu di kompetisi resmi. Indonesia terpilih sebagai salah satu dari sembilan tuan rumah, bersama Australia, Azerbaijan, hingga Selandia Baru. Format turnamen ini memungkinkan Timnas Indonesia tampil di kandang sendiri, memberikan keuntungan atmosfer dukungan suporter.
Aleksandar Dimitrov, pelatih Bulgaria, memiliki cerita menarik dengan Indonesia. Ia pernah merumput untuk Persipura Jayapura antara 2003 hingga 2006, menjadikan kunjungan ini seperti “kepulangan ke rumah kedua”. Pengalaman Dimitrov di sepak bola Tanah Air bisa menjadi faktor psikologis dalam pertandingan nanti. Bulgaria sendiri berada di peringkat 88 FIFA, jauh lebih tinggi dibanding Timnas Indonesia.
Prestasi Bulgaria di edisi perdana FIFA Series 2024 patut dicermati. Mereka mengalahkan Tanzania 1-0 dan imbang 1-1 lawan tuan rumah Azerbaijan, menunjukkan ketangguhan tim berjuluk The Lions ini. Meski sempat mencalonkan diri sebagai tuan rumah dengan Kota Plovdiv, FIFA memilih Bulgaria sebagai tim tamu di grup Indonesia. Pengalaman menghadapi tim Eropa akan jadi pembelajaran berharga bagi pasukan Shin Tae-yong.
Bagi Timnas Indonesia, laga ini menjadi kesempatan emas mengukur kemampuan melawan wakil Eropa yang punya sejarah gemilang, termasuk semifinal Piala Dunia 1994. PSSI diharapkan segera mengumumkan persiapan tim, termasuk pemusatan latihan dan pemanggilan pemain naturalisasi. Duel ini juga bisa menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda Garuda yang haus pengalaman internasional.
