Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Utang Luar Negeri Indonesia Mei 2021 Menurun, Jadi 415 Miliar Dolar AS
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Nasional
  • News

Utang Luar Negeri Indonesia Mei 2021 Menurun, Jadi 415 Miliar Dolar AS

Editor PI 16/07/2021
ULN Indonesia Mei 2021 turun

Bank Indonesia (BI) melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2021 turun menjadi 415 miliar dolar AS atau setara dengan Rp6.017 triliun (kurs Rp14.500 per dollar AS). Tercatat turun 0,6 persen dibanding periode April 2020 lalu sebesar 417,6 miliar dolar AS.

“Struktur ULN Indonesia pada Mei 2021 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 37,6 persen, menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,9 persen,” tutur Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Erwin memaparkan, struktur ULN Indonesia masih sehat dan didukung penerapan prinsip kehati-hatian. Hal ini ditunjukkan oleh dominasi ULN berjangka panjang dengan pangsa 88,5 persen. 

“Dalam menjaga struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, peran ULN juga akan terus dioptimalkan guna menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian. Di samping itu, mendorong perlambatan pertumbuhan tahunan ULN pemerintah menjadi sebesar 5,9 persen pada Mei 2021, dibandingkan dengan 8,6 persen pada bulan April 2021.

“Penurunan posisi ULN pemerintah seiring dengan pembayaran surat berharga negara (SBN) dan pinjaman dalam valuta asing yang jatuh tempo pada Mei 2021,” tambah Erwin.

Kemudian, pemerintah juga berkomitmen untuk tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel, dengan begitu, penarikan ULN pemerintah Mei 2021 tetap diutamakan untuk mendukung belanja prioritas, termasuk upaya penanganan COVID-19 dan program PEN.

“Posisi ULN Pemerintah relatif aman dan terkendali mengingat hampir seluruhnya merupakan ULN dalam jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah,” tambah Erwin.

Terkait struktur ULN Indonesia, Bank Sentral menilai bahwa struktur utang Indonesia masih dalam keadaan sehat. Terlihat dari penerapan prinsip kehati-hatian yang ditunjukkan oleh dominasi ULN berjangka panjang dengan pangsa 88,5 persen,. ULN Indonesia juga masih terkendali, terlihat dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang menurun dari 37,9 persen menjadi 37,6 persen.

“Dalam menjaga struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya, peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong PEN dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian,” tutup Erwin, mengutip dari Antara (16/7).

Continue Reading

Previous: Menurut Dokter, Berikut Rekomendasi 7 Minuman Peningkat Imun Tubuh
Next: Berjuang Bersama Melawan Pandemi Covid-19, Polres Ketapang Salurkan Bansos PPKM Darurat pada Warga

Related Stories

fa928219-b8b5-4755-98e0-d7b3f8acdf41
  • Lokal
  • News

Dekranasda Kalbar Tanda Tangani MoU dengan Perusahaan, Siap Dampingi UMKM dan Perajin Lokal.

Editor PI 04/06/2026
6c14fdc6-eb44-4aff-aef2-28aa689bc02c
  • Lokal
  • News

Rakerda Dekranasda 2026, Gubernur Ria Norsan Dorong Kerajinan Kalbar Tembus Pasar Nasional

Editor PI 04/06/2026
2a0aa79c-fb53-449c-95a4-ea1a73456d11
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Serahkan Kendaraan Roda Tiga untuk Dukung Produktivitas Petani

Editor PI 04/06/2026

Berita Terbaru

  • Dekranasda Kalbar Tanda Tangani MoU dengan Perusahaan, Siap Dampingi UMKM dan Perajin Lokal. 04/06/2026
  • Rakerda Dekranasda 2026, Gubernur Ria Norsan Dorong Kerajinan Kalbar Tembus Pasar Nasional 04/06/2026
  • Pemkot Pontianak Serahkan Kendaraan Roda Tiga untuk Dukung Produktivitas Petani 04/06/2026
  • Pemkot Pontianak Pastikan SILPA Digunakan Kembali untuk Dukung Pembangunan 04/06/2026
  • Bupati Toraja Utara Belajar Toleransi ke Pontianak, Tertarik dengan Budaya Ngopi 04/06/2026
  • Waspada! Cartidge Liquid Berisi Etomidate Mulai Masuk di Kalbar, Dijual Rp 2,5 Juta 04/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

fa928219-b8b5-4755-98e0-d7b3f8acdf41
  • Lokal
  • News

Dekranasda Kalbar Tanda Tangani MoU dengan Perusahaan, Siap Dampingi UMKM dan Perajin Lokal.

Editor PI 04/06/2026
6c14fdc6-eb44-4aff-aef2-28aa689bc02c
  • Lokal
  • News

Rakerda Dekranasda 2026, Gubernur Ria Norsan Dorong Kerajinan Kalbar Tembus Pasar Nasional

Editor PI 04/06/2026
2a0aa79c-fb53-449c-95a4-ea1a73456d11
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Serahkan Kendaraan Roda Tiga untuk Dukung Produktivitas Petani

Editor PI 04/06/2026
88d54048-37e9-41ac-82e9-d67696e4de63
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Pastikan SILPA Digunakan Kembali untuk Dukung Pembangunan

Editor PI 04/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.