Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wako Edi Imbau Masyarakat Waspada Potensi Banjir di Pontianak: Puncaknya 25 Agustus
  • Lokal
  • News

Wako Edi Imbau Masyarakat Waspada Potensi Banjir di Pontianak: Puncaknya 25 Agustus

Editor PI 24/08/2021
Potensi Banjir Pontianak

Alun-alun Kapuas Banjir akibat luapan Sungai Kapuas. (Dok. Suara Pemred Kalbar)

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan potensi banjir dari air pasar tertinggi Sungai Kapuas dan curah hujan yang tinggi. Dia menjelaskan pasang yang juga diikuti potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itu bisa menyebabkan terjadinya genangan air atau rob.

Edi menyebut, puncak air pasang terginggi akan terjadi pada 25 Agustus 2021.

“Melihat akan berpotensinya air pasang tertinggi 1,7 meter sejak 22 dan puncaknya 25 Agustus 2021, maka kami imbau agar masyarakat waspada terjadinya genangan air di kawasan-kawasan rendah di Kota Pontianak,” katanya mengutip dari Antara Kalbar (24/8/2021).

Merujuk dari pakiraan cuaca BMKG Kalimantan Barat (Kalbar), Edi menjelaskan bahwa air pasang tertinggi terjadi sejak pukul 21.00 WIB Senin malam. Kalbar termasuk Kota Pontianak juga diprediksi akan mengalami hujan cukup deras sampai Selasa malam, sehingga berpotensi menyebabkan munculanya genangan air di kawasan-kawasan rendah.

“Kota Pontianak topografinya datar dan relatif rendah, bahkan terdapat kawasan yang permukaannya malah di bawah air saat terjadi pasang, dan mudah-mudahan tidak hujan lebat dan dan tidak lama intensitas hujannya,” tambah Edi.

Lebih lanjutnya, ia menjelaskan bahwa solusi jangka pendek dari Pemerintah Kota Pontianak untuk menangani banjir ialah dengan memperlancar air saat surut dengan melakukan normalisasi sejumlah parit yang ada di Pontianak.

“Kemudian juga melakukan peninggian sejumlah ruas jalan yang rendah dan untuk jangka panjangnya sudah di programkan dari kementerian terkait,” cetusnya.

Dikatakannya, butuh penanganan khusus dalam mengatasi genangan air atau banjir di beberapa kawasan rendah di Pontianak. Di antaranya dengan melakukan normalisasi parit yang dilakukan secara berkala, kemudian langkah selanjutnya dengan meninggikan jalan.

Salah satu kawasan rendah di Pontianak yang butuh penanganan kuhusus menurut Edi adalah di Parit Tokaya, yakni di jalan Purnama yang selalu tergenang saat musim hujan. Edi mengatakan daerah tersebut merupakan lembah Kota Pontianak.

“Penanganan khusus yang dimaksudnya adalah dengan melakukan turap dari hulu hingga hilir pada parit sepanjang Jalan Purnama, kemudian sejumlah bangunan yang terdampak pembangunan nantinya akan dibebaskan,” tuturnya..

Edi mengungkapkan, penanganan khusus itu diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp150 miliar dalam mengatasi masalah genangan air tersebut.

“Dalam hal ini, kami juga minta bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi karena ada beberapa jembatan yang harus dibongkar untuk dibangun kembali,” tutupnya.

Kemudian, beberapa kawasan juga akan dibuat konektivitas antara satu parit dengan parit lainnya agar saluran drainase lancar karena saling terhubung satu sama lainnya.

Tags: Banjir Banjir Pontianak Pontianak

Continue Reading

Previous: Formulir Deklarasi Sehat Wajib Dibawa Saat Mengikuti SKD CPNS 2021
Next: Pontianak Lanjutkan Pembelajaran Tatap Muka Meski PPKM Level 3 Berlangsung

Related Stories

33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026
9b1f17cc-18e9-48c5-9a08-2578f74022b6
  • Lokal
  • News

Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal

Editor PI 12/05/2026
IMG_4655
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan

Editor PI 12/05/2026

Berita Terbaru

  • Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif 12/05/2026
  • Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal 12/05/2026
  • Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan 12/05/2026
  • Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif 12/05/2026
  • Kemenekraf RI Dorong Mahasiswa UNTAN Asah Kreativitas untuk Hadapi Dunia Kerja 12/05/2026
  • Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Speaker Dewan Juri Disebut Bermasalah 12/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026
9b1f17cc-18e9-48c5-9a08-2578f74022b6
  • Lokal
  • News

Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal

Editor PI 12/05/2026
IMG_4655
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan

Editor PI 12/05/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif

Editor PI 12/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.