Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Dewan Soroti Penanganan Kasus Rabies di Kalbar, Perlu Perhatian Serius dari Pemerintah
  • Lokal
  • News

Dewan Soroti Penanganan Kasus Rabies di Kalbar, Perlu Perhatian Serius dari Pemerintah

Editor PI 07/08/2023
rabies

Ilustrasi gigitan rabies. (Diadona.id)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – DPRD Kalbar menyoroti masalah penanganan rabies di daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Yosef Alexander dalam rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalbar, Jumat (28/7/2023) lalu.

Fraksi PDIP memberikan beberapa catatan saat menyetujui Raperda 2022. Salah satunya adalah meminta pemerintah untuk memperhatikan pembangunan desa dengan bantuan hibah dan bantuan sosial (bansos), yang dinilai penting untuk mewujudkan program desa mandiri.

“Juga meminta Pemprov Kalbar mengatensi penanganan kasus rabies yang kembali marak,” tambah dia.

Diketahui, data terbaru kasus gigitan hewan penular rabies di Kalbar per 31 Juli 2023 mencapai angka 2.880 kasus. Merujuk data yang dirilis oleh Bidang Peternakan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak Kalbar) itu, terjadi peningkatan kasus dibandingkan dengan bulan Juni 2023.

Dalam hal kasus kematian akibat gigitan hewan yang melaporkan kasusnya, terdapat tiga kabupaten yang mencatatkan angka tertinggi dalam kasus gigitan tersebut. Ketiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sintang.

Kabupaten Landak melaporkan sebanyak 628 kasus, diikuti oleh Kabupaten Sanggau dengan 496 kasus yang dilaporkan, dan Kabupaten Sintang yang melaporkan sebanyak 450 kasus.

Yosef Alexander menegaskan bahwa peningkatan jumlah kasus gigitan hewan penular rabies di wilayah Kalbar menjadi perhatian serius. Fraksi PDIP pun berharap pemerintah menaruh perhatian pada masalah tersebut.

“Kasus rabies yang masih tinggi kita harapkan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya. (yd)

Tags: DPRD Kalbar Kalbar Kesehatan Pontianak

Continue Reading

Previous: Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Islam, Edi Minta Panitia Perhatikan Konstruksi
Next: Pelebaran Jalan dan Penataan Persimpangan Dukung Duplikasi Jembatan Kapuas

Related Stories

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026
abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026
47dba687-51b4-49cd-a021-ef756f3743d8
  • Lokal
  • News

BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar

Editor PI 09/09/2026

Berita Terbaru

  • 19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar 09/09/2026
  • Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak 09/09/2026
  • BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar 09/09/2026
  • Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari 09/09/2026
  • BPBD: Karhutla Terparah di Kalbar Terjadi di Ketapang, 12.443 Hektare Lahan Terbakar 09/09/2026
  • Menhut Raja Juli Segel 2.400 Ha Lahan Bekas Karhutla di Ketapang, Baru Padam Sudah Ditanami Sawit 09/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026
abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026
47dba687-51b4-49cd-a021-ef756f3743d8
  • Lokal
  • News

BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar

Editor PI 09/09/2026
ea0c6d60-6ffc-4ece-b9a8-0b6713e8333e
  • Lokal
  • News

Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari

Editor PI 09/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.