Prabowo Subianto saat diwawancarai Najwa Shihab. (CNN Indonesia)
PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, NASIONAL – Presiden terpilih Prabowo Subianto menyatakan keinginannya untuk bertemu dan berdialog dengan tokoh-tokoh atau kelompok masyarakat yang mengkritik kondisi Indonesia dengan narasi seperti ‘Indonesia Gelap’ dan ‘kabur aja dulu’. Namun, ia menginginkan pertemuan dilakukan secara tertutup.
“Saya juga mau dialog. Saya mau ketemu lah sama siapa. Mari kita bahas ya kan. Mungkin tidak usah di publik ya. Tokoh-tokoh yang Indonesia gelap,” kata Prabowo dalam wawancara bersama tujuh jurnalis senior di Hambalang, Bogor, Jumat (6/4).
Ia menilai pentingnya kerja bersama untuk memperbaiki keadaan, bukan saling menyalahkan. “Kalau memang Indonesia gelap, mari kita kerja supaya tidak gelap. Bukan malah bilang ‘kabur aja dulu’, lalu menyalahkan sana-sini,” ujarnya.
Prabowo juga menyampaikan optimismenya menghadapi gejolak ekonomi global, dengan mencontohkan ketahanan Indonesia melewati berbagai krisis besar di masa lalu. Menurutnya, kunci untuk mengatasi tantangan adalah kerukunan.
Terkait program makan bergizi gratis yang menjadi andalannya, Prabowo menegaskan tak ada yang salah dengan membantu anak-anak yang mengalami stunting. Ia prihatin melihat langsung anak-anak desa yang tubuhnya jauh lebih kecil dari usia sebenarnya akibat kekurangan gizi.
“Kalau saya mau kasih makan ke anak yang lapar, what is wrong with that?” ujarnya.
