PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, KUBU RAYA – Penjabat (Pj) Bupati Kubu Raya, Syarif Kamaruzaman, mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, serta jajaran Kepolisian Republik Indonesia pada Senin (13/1/2025). Rapat yang berlangsung di Aula Mapolres Kubu Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, membahas upaya penguatan ketahanan pangan nasional dan persiapan penanaman jagung serentak seluas satu juta hektare yang akan dilaksanakan secara nasional pada 15 Januari mendatang.
Pj Bupati Kamaruzaman menyampaikan harapannya agar kegiatan tanam serentak tersebut dapat berjalan lancar dan memberi dampak signifikan terhadap penguatan ketahanan pangan di daerah.
“Program ini merupakan inisiatif nasional yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dan pelaksanaannya di tingkat kabupaten akan dikoordinasikan langsung oleh Kapolres dan jajaran,” ungkapnya usai rapat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan tersebut. Kamaruzaman juga menyebut jagung sebagai komoditas alternatif yang berpotensi besar dalam diversifikasi pangan, selain padi.
“Kami akan menyiapkan lahan, bibit, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kubu Raya,” lanjutnya.
Dalam rangka memperkuat sinergi, Kamaruzaman juga mendorong keterlibatan aktif dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kubu Raya untuk turut mendukung implementasi program ini bersama para pihak terkait.
“Kita harus saling bersinergi dan bergotong royong dalam menyukseskan program nasional ketahanan pangan ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Kamaruzaman juga mengajak pemerintah desa untuk ambil bagian dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Ia menyebutkan bahwa tidak hanya lahan pertanian yang dimanfaatkan, tetapi pekarangan rumah warga juga berpotensi menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan.
“Kami akan segera menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala desa agar seluruh elemen masyarakat dapat terlibat. Penanaman tidak terbatas di lahan pertanian, tetapi juga di pekarangan rumah sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kubu Raya,”
