Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Nadiem Makarim Diperiksa 12 Jam di Kejaksaan Agung Terkait Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
  • News

Nadiem Makarim Diperiksa 12 Jam di Kejaksaan Agung Terkait Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Tyo 24/06/2025
Nadiem Makarim Diperiksa 12 Jam di Kejaksaan Agung Terkait Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Nadiem Makarim Diperiksa KPK (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menjalani pemeriksaan selama 12 jam di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, pada Senin, 23 Juni 2025. Pemeriksaan ini terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun yang terjadi pada masa jabatannya sebagai menteri periode 2019-2022.

Nadiem tiba di Kejagung sekitar pukul 09.10 WIB dan keluar dari gedung pemeriksaan sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam kapasitasnya sebagai saksi, Nadiem mengaku telah menjalankan tugasnya dengan baik dan menyatakan kesiapannya untuk kooperatif membantu penyidik dalam mengungkap kasus ini. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Kejagung adalah bagian dari tanggung jawabnya sebagai warga negara yang patuh terhadap proses hukum yang berlaku.

Usai pemeriksaan, Nadiem menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan yang telah menjalankan proses hukum dengan mengedepankan asas keadilan, transparansi, dan praduga tak bersalah. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus membantu menjernihkan persoalan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transformasi pendidikan yang telah dibangun selama masa jabatannya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menjelaskan bahwa penyidik mendalami dugaan adanya pemufakatan jahat yang melibatkan berbagai pihak dalam pengadaan Chromebook. Penyidik menemukan indikasi adanya pengarahan khusus agar tim teknis membuat kajian yang mendukung penggunaan laptop berbasis sistem operasi Chrome, meskipun hasil uji coba sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan Chromebook tidak efektif sebagai sarana pembelajaran.

Kasus ini menjadi sorotan karena pengadaan Chromebook tersebut menghabiskan anggaran negara yang sangat besar, mencapai hampir Rp10 triliun. Penyidik menelusuri bagaimana anggaran sebesar itu digunakan dan apakah ada penyimpangan dalam proses pengadaan. Nadiem sendiri menegaskan bahwa selama pemeriksaan, dirinya kooperatif dan siap membantu proses hukum demi menjaga integritas transformasi pendidikan nasional.

Dengan selesainya pemeriksaan selama 12 jam tersebut, Nadiem menegaskan bahwa ia telah menyelesaikan kewajibannya sebagai saksi dan warga negara yang menghormati hukum. Proses penyidikan kasus ini masih berlanjut, dan Kejagung berkomitmen untuk mengungkap fakta-fakta secara transparan dan adil demi kepentingan publik dan penegakan hukum yang bersih.

Tags: Dugaan Kasus Korupsi KPK Mendikbudristek Nadiem Makarim Diperiksa KPK

Continue Reading

Previous: Wagub Krisantus Sidak Gudang Oli Palsu di Kubu Raya, Minta Semua Pelaku dan Bekingnya Ditindak Tegas
Next: Max Verstappen Dominasi Formula 1 2023 dengan Rekor Gemilang dan Gelar Juara Dunia Ketiga Berturut-turut

Related Stories

IMG_6350
  • Lokal
  • News

Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak

Editor PI 30/05/2026
IMG_6357
  • Lokal
  • News

Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta

Editor PI 30/05/2026
IMG_6375
  • Lokal
  • News

Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan

Editor PI 30/05/2026

Berita Terbaru

  • Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat 30/05/2026
  • Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak 30/05/2026
  • Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta 30/05/2026
  • Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan 30/05/2026
  • Tahun Revolusi Sanitasi, Pontianak Genjot Proyek SPALD-T hingga 2030 30/05/2026
  • Pemkab Komitmen Jembatani Konflik Korporasi dengan Masyarakat 29/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat
  • Lokal

Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat

Editor PI 30/05/2026
IMG_6350
  • Lokal
  • News

Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak

Editor PI 30/05/2026
IMG_6357
  • Lokal
  • News

Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta

Editor PI 30/05/2026
IMG_6375
  • Lokal
  • News

Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan

Editor PI 30/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.