Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Polisi Tegaskan Kematian Diplomat Arya Daru Karena Mati Lemas, Keluarga Minta Penyidikan Terus Dilanjutkan
  • Nasional

Polisi Tegaskan Kematian Diplomat Arya Daru Karena Mati Lemas, Keluarga Minta Penyidikan Terus Dilanjutkan

Tyo 30/07/2025
Polisi Tegaskan Kematian Diplomat Arya Daru Karena Mati Lemas, Keluarga Minta Penyidikan Terus Dilanjutkan

Konferensi Pers Pengungkapan Hasil Penyidikan ADP (Foto : Detik.com)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan. Dalam konferensi pers pada Selasa, 29 Juli 2025, Komisaris Besar Wira Satya Triputra menyampaikan bahwa penyebab kematian Arya adalah akibat gangguan pertukaran oksigen pada saluran pernapasan atas yang menyebabkan mati lemas. Polisi menyatakan tidak ditemukan keterlibatan orang lain dalam kejadian ini maupun unsur pidana.

Arya Daru ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Guest House Gondia, Menteng, Jakarta Pusat, pada pagi hari tanggal 8 Juli 2025. Tubuh Arya ditemukan dengan wajah tertutup lakban kuning dan pintu kamar terkunci dari dalam. Polisi juga memastikan tidak ditemukan DNA orang lain selain Arya di lokasi kejadian, termasuk di lakban dan barang bukti lain.

Dalam penyelidikan, polisi memeriksa sebanyak 24 saksi dan menemukan 103 barang bukti terkait. Mereka juga melakukan analisis mendalam terhadap rekaman CCTV di 20 titik yang tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan atau rekayasa video.

Hasil toksikologi tidak menemukan zat berbahaya yang memengaruhi kondisi Arya. Dari aspek psikologis, ditemukan bahwa Arya mengalami kelelahan mental atau burnout akibat tugasnya di Direktorat Perlindungan WNI di Kemlu.

Meski hasil penyelidikan menunjukkan tidak adanya pihak lain yang terlibat, keluarga Arya Daru belum sepenuhnya menerima kesimpulan tersebut dan berharap penyidikan kasus kematian ini dapat terus berjalan hingga tuntas. Kakak ipar Arya, Meta Bagus, menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan keluarga optimistis kebenaran akan terungkap pada waktunya.

“Kami juga mengajak kepada teman-teman media dan masyarakat luas untuk ikut mengawal jalannya proses ini dengan empati, kemudian informasi yang cukup berimbang dan objektif,” ujarnya yang dikutip dari detik.com.

Polisi menegaskan bahwa sampai saat ini belum ditemukan indikasi peristiwa pidana dalam kematian Arya Daru. Penyebab kematian dinyatakan murni karena kondisi fisik yang mengalami gangguan pernapasan atas yang berujung pada mati lemas, tanpa adanya tanda-tanda kekerasan atau campur tangan orang lain.

Tags: Diplomat Muda Tewas Hasil Penyidikan Polisi

Continue Reading

Previous: Krisis Guru di Sekolah Rakyat: Lebih dari 160 Guru Mengundurkan Diri Karena Penempatan Jauh
Next: Tsunami Hantam Wilayah Jepang Utara Akibat Gempa Dahsyat Rusia

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Bayar Pajak di Pontianak Makin Mudah Melalui Aplikasi e-Ponti 22/04/2026
  • Proyek Jalan Tol Supadio-Kijing, Ria Nosan: Baru Tahap Studi Kelayakan, Lagi Cari Investor 22/04/2026
  • Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan 22/04/2026
  • Lepas 73 ASN Pemkot Berhaji, Wako Edi: Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah 22/04/2026
  • WN China Liu Xiaodang Dituntut 3 Tahun Penjara, Kasus Tambang Emas Ilegal di Ketapang 22/04/2026
  • Mantan Karyawan di Kapuas Hulu Curi Kratom Hampir 1 Ton, Bobol Gudang Saat Bos Lebaran ke Pontianak 22/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2360
  • Lokal
  • News

Bayar Pajak di Pontianak Makin Mudah Melalui Aplikasi e-Ponti

Editor PI 22/04/2026
36a2a82e-cd08-432b-a146-9365f1532ce4
  • Lokal
  • News

Proyek Jalan Tol Supadio-Kijing, Ria Nosan: Baru Tahap Studi Kelayakan, Lagi Cari Investor

Editor PI 22/04/2026
IMG_2322
  • Lokal
  • News

Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan

Editor PI 22/04/2026
8f82d752-c91b-4f04-a8d3-87d879e9cd73
  • Lokal
  • News

Lepas 73 ASN Pemkot Berhaji, Wako Edi: Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah

Editor PI 22/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.