Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Motif dan Peran 20 Oknum TNI dalam Kasus Penganiayaan Prada Lucky yang Berujung Meninggal Dunia
  • Nasional

Motif dan Peran 20 Oknum TNI dalam Kasus Penganiayaan Prada Lucky yang Berujung Meninggal Dunia

Tyo 12/08/2025
Motif dan Peran 20 Oknum TNI dalam Kasus Penganiayaan Prada Lucky yang Berujung Meninggal Dunia

Upacara Pemakaman Prada Lucky (Foto : KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI Angkatan Darat yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya, telah memicu perhatian luas. Kasus ini menimbulkan kecaman dan dorongan agar proses hukum berjalan transparan dan adil. Sebanyak 20 anggota TNI resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah penyelidikan kasus ini.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengungkapkan bahwa dari 20 tersangka tersebut, terdapat satu perwira TNI yang terlibat. “Sudah 20 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” ujarnya saat mengunjungi rumah orang tua Prada Lucky di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Proses pemeriksaan dilakukan oleh Detasemen Polisi Militer dan Kodam Udayana guna mengungkap peran masing-masing pelaku.

Motif penganiayaan yang menyebabkan kematian Prada Lucky itu disebut terjadi saat masa pembinaan prajurit. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Wahyu Yudhayana, menyatakan bahwa motif dan peran tiap tersangka masih didalami, termasuk fakta bahwa Prada Lucky dianiaya dengan cara dikeroyok tanpa menggunakan alat. Dugaan penyiksaannya berulang kali saat pergantian piket juga diungkap keluarga.

Ketua DPR, Puan Maharani, menyampaikan permintaan agar kasus ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan TNI agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menegaskan bahwa hubungan antar prajurit harus berdasarkan sikap saling menghormati dan menghargai dan berharap pelaku mendapat hukuman tegas yang memberikan efek jera.

Keluarga Prada Lucky menolak tuduhan bahwa kematian tersebut terkait isu orientasi seksual. Kakak Prada Lucky, Lusy Namo, menyatakan bahwa tudingan ini tidak berdasar dan diduga hanya upaya menutupi aib kasus penganiayaan yang terjadi di lingkungan TNI. Keluarga juga menyimpan kecurigaan atas versi resmi penyebab kematian yang sempat mengatakan korban jatuh dari bukit karena melihat luka-luka serius di tubuh Prada Lucky.

Pangdam Piek Budyakto menyesalkan perbuatan para pelaku dan menyatakan kesungguhan untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Ia menegaskan semua pihak yang melakukan tindak kekerasan akan diproses sesuai aturan hukum militer dan berharap agar proses ini menjadi pembelajaran bagi institusi TNI agar tidak terulang kejadian serupa di masa depan.

Kasus penganiayaan ini terus bergulir dengan mekanisme hukum yang ketat dan pengawasan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan DPR, yang menuntut keterbukaan dan keadilan demi menjaga kehormatan institusi TNI dan perlindungan terhadap setiap prajuritnya.

Tags: Kasus Keematian TNI Motif Penganiayaan Prada Lucky Prada Lucky Tentara Dianiaya Senior

Continue Reading

Previous: Masyarakat Keluhkan Harga Pertalite Melonjak 17 – 20 Ribu Perliter di Kapuas Hulu
Next: Diduga Tersiram Air Panas dari Gerobak Bakso, Pemuda di Kubu Raya Alami Luka Bakar Serius

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.