Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Politik
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji. (ANTARA/HO-)

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa kesempatan untuk menjadi calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) seharusnya terbuka bagi semua tokoh terbaik, termasuk yang tidak berasal dari kader partai politik (parpol).

Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji untuk merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendorong agar capres, cawapres, hingga calon kepala daerah berasal dari sistem kaderisasi partai.

“Orang-orang terbaik harus diberi ruang untuk bisa menjadi calon presiden dan calon wakil presiden,” ujar Sarmuji di Jakarta, Kamis.

Ia menilai KPK perlu memahami bahwa proses rekrutmen tersebut menyangkut calon pemimpin bangsa, sehingga tidak boleh dibatasi hanya dari kalangan internal partai.

Meski demikian, Sarmuji tidak menampik bahwa kader partai politik tetap memiliki peran penting dalam proses pencalonan. Menurutnya, kaderisasi merupakan bagian dari fungsi utama partai dalam menyiapkan pemimpin.

“Calon dari partai itu baik, tetapi kita juga harus terbuka terhadap calon-calon lain dari luar partai. Itulah fungsi partai politik dalam rekrutmen politik,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut.

Sebelumnya, KPK mengusulkan revisi Pasal 29 Undang-Undang Partai Politik sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola politik. Dalam usulan tersebut, KPK mendorong penguatan sistem kaderisasi dengan membagi tingkatan anggota partai menjadi kader muda, madya, dan utama.

Selain itu, KPK juga mengusulkan adanya persyaratan kader bagi calon anggota legislatif, seperti calon anggota DPR yang harus berasal dari kader utama, serta calon DPRD provinsi dari kader madya.

Tak hanya itu, untuk pencalonan presiden, wakil presiden, hingga kepala daerah, KPK mengusulkan agar terdapat klausul yang mengatur bahwa kandidat berasal dari sistem kaderisasi partai, serta adanya batas waktu minimal keanggotaan sebelum maju dalam pemilu.

Perbedaan pandangan ini menunjukkan masih adanya perdebatan antara kalangan partai politik dan lembaga antirasuah terkait batasan dalam proses rekrutmen politik di Indonesia.

Tags: Capres-Cawapres Golkar

Continue Reading

Previous: PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum
Next: NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Related Stories

Prabowo Sindir Keras Kritikus Pintar MBG: Lihatlah Anak-Anak yang Menanti!
  • Politik

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Editor PI 24/06/2026
Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV di Badan Gizi Nasional
  • Politik

Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG

Editor PI 24/06/2026
Rektor Unsoed Jelaskan Alasan Kirim Mahasiswa Dampingi Gibran, Diprotes BEM
  • Politik

Rektor Unsoed Jelaskan Alasan Kirim Mahasiswa Dampingi Gibran, Diprotes BEM

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Mobil Hias Tanjak Pontianak Curi Perhatian di Pawai Pembukaan MTQ Kalbar 03/08/2026
  • Sambut HUT ke-81 RI, Warga Pontianak Diajak Kibarkan Merah Putih Sepanjang Agustus 03/08/2026
  • Pawai Ta’aruf MTQ Kalbar di Kayong Utara Meriah, Ria Norsan Ajak Perkuat Persatuan Umat 03/08/2026
  • Gubernur Ria Norsan: Dewan Hakim MTQ Kalbar Harus Objektif, Jangan Ada Keberpihakan 03/08/2026
  • Wagub Krisantus Buka BBM x AIKA Basketball Tournament Season 2, Dorong Lahirnya Atlet Basket Berprestasi 03/08/2026
  • Cara Menghadapi Cowok Bingung Ala Penulis ‘Rintik Sedu’ 03/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

5950a6b6-72ee-4b7e-851e-b2f71e6fa61e
  • Lokal
  • News

Mobil Hias Tanjak Pontianak Curi Perhatian di Pawai Pembukaan MTQ Kalbar

Editor PI 03/08/2026
996a0aa1-a0f4-4a8b-995b-c500b585c4f4
  • Lokal
  • News

Sambut HUT ke-81 RI, Warga Pontianak Diajak Kibarkan Merah Putih Sepanjang Agustus

Editor PI 03/08/2026
ff60a3f1-0f6e-4bb5-b6ca-df85221c607b
  • News

Pawai Ta’aruf MTQ Kalbar di Kayong Utara Meriah, Ria Norsan Ajak Perkuat Persatuan Umat

Editor PI 03/08/2026
494212ae-1760-4895-a153-751785a13b08
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan: Dewan Hakim MTQ Kalbar Harus Objektif, Jangan Ada Keberpihakan

Editor PI 03/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.