Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec

PONTIANAK INFORMASI – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, optimistis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa.

Menurut Norsan, pelaksanaan program MBG di Kalbar diperkirakan menciptakan perputaran uang lebih dari Rp16,8 miliar setiap hari. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp9,37 miliar dialokasikan untuk menyerap komoditas pangan lokal seperti beras, sayuran, ikan, telur, dan susu dari petani, peternak, serta pelaku usaha setempat.

“Program ini sangat baik untuk masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Barat. Tujuannya agar gizi masyarakat terpenuhi, mulai dari anak sekolah hingga balita, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang kompetitif menuju Indonesia Emas 2045,” kata Norsan saat membuka Rapat Koordinasi Sinergi Ekonomi Kerakyatan melalui Pemberdayaan BUMDes dan Koperasi di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (12/5).

Program MBG di Kalbar saat ini telah menyasar sekitar 997.745 penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di 14 kabupaten/kota.

Norsan menegaskan, seluruh kebutuhan pangan untuk program MBG harus dipasok oleh petani dan pelaku usaha lokal melalui BUMDes dan koperasi. Menurutnya, langkah itu penting agar manfaat ekonomi dari program tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

“Jangan sampai bahan pangan berasal dari luar, padahal petani kita mampu menyediakannya. BUMDes dan koperasi harus menjadi garda terdepan dalam menyuplai kebutuhan pangan,” ujarnya.

Selain memperkuat rantai pasok, rapat koordinasi tersebut juga membahas pembangunan infrastruktur cold chain atau rantai pendingin untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan pangan sebelum dikonsumsi penerima manfaat.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nyoman Suryadnya, mengatakan efektivitas MBG akan diukur dari manfaat yang dirasakan kelompok rentan dan dampaknya terhadap ekonomi desa.

“Dengan putaran uang yang begitu besar di Kalimantan Barat, manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat di level bawah,” kata Nyoman.

Ia juga menekankan pentingnya standar keamanan pangan, termasuk penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), HACCP, dan sertifikasi halal.

Selain itu, Nyoman mendorong setiap desa memetakan komoditas unggulannya untuk mendukung pasokan MBG. Ia mencontohkan, satu desa dapat fokus mengembangkan satu produk tertentu seperti pisang, sayuran, atau budidaya ikan.

Menurut dia, limbah sisa produksi MBG juga dapat dimanfaatkan kembali melalui konsep ekonomi sirkular, seperti untuk pakan ternak atau budidaya maggot.

“Jika dikelola dengan baik, limbah bukan menjadi masalah, tetapi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” tutupnya.

Tags: Gubernur Kalimantan Barat Makan Bergizi Gratis MBG Pemprov Kalbar

Continue Reading

Previous: Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat
Next: Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Related Stories

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026

Berita Terbaru

  • APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN 15/06/2026
  • Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan 15/06/2026
  • Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal 15/06/2026
  • Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Main Bola Bareng Warga saat Gema Membangun Desa di Temajuk 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Hidupkan Lagi Gema Membangun Desa di Temajuk, Dorong Ekonomi Perbatasan 15/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026
75c101a9-b648-44e0-8264-e718f086f10d
  • Lokal
  • News

Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar

Editor PI 15/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.