Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit
  • Lokal
  • News

Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Editor PI 13/05/2026
IMG_4798

PONTIANAK INFORMASI – Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang mengonfirmasi satu warga di Kabupaten Ketapang meninggal dunia akibat terpapar Hantavirus infection pada Maret 2026 lalu. Kasus ini menjadi temuan pertama Hantavirus di Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, menjelaskan pasien sempat menjalani perawatan di RSUD dr Agoesdjam Ketapang sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Pasien sempat dirawat di RSUD dr Agoesdjam Ketapang dan meninggal dunia. Selain terpapar Hanta Virus, pasien juga memiliki penyakit penyerta yang memperburuk kondisi kesehatannya,” kata Feria, Selasa (12/5/2026).

Ia menyebut, kepastian diagnosis diperoleh setelah sampel pasien diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Salatiga. Hasil pemeriksaan tersebut memastikan pasien terinfeksi Hanta Virus.

Menurut Feria, penularan virus pada kasus ini berasal dari tikus ke manusia, bukan melalui kontak antar manusia. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Penularannya dari tikus ke manusia, bukan dari manusia ke manusia. Jadi masyarakat tidak perlu panik, tetapi harus tetap waspada,” ujarnya.

Setelah temuan kasus tersebut, Dinas Kesehatan bersama tim kesehatan setempat melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi pasien.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kasus positif lain di lingkungan tersebut.

“Hasil pemeriksaan terhadap warga di sekitar lokasi tidak ditemukan adanya kasus positif lainnya,” tegas Feria.

Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar untuk mencegah penyebaran virus.

Warga diminta memastikan makanan dan minuman tidak terkontaminasi kotoran atau urin tikus, serta menutup akses masuk tikus ke dalam rumah.

“Tidak perlu panik, namun wajib waspada. Pastikan rumah tetap bersih, sampah jangan menumpuk, dan tutup akses tikus masuk ke rumah,” pungkasnya.

Tags: Hantavirus Kasus Hantavirus Masuk Kalbar Pasien Pertama Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia

Continue Reading

Previous: Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China
Next: Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Related Stories

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026

Berita Terbaru

  • APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN 15/06/2026
  • Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan 15/06/2026
  • Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal 15/06/2026
  • Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Main Bola Bareng Warga saat Gema Membangun Desa di Temajuk 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Hidupkan Lagi Gema Membangun Desa di Temajuk, Dorong Ekonomi Perbatasan 15/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026
75c101a9-b648-44e0-8264-e718f086f10d
  • Lokal
  • News

Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar

Editor PI 15/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.