Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Politik
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, menyatakan dukungannya terhadap usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendorong agar calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) berasal dari sistem kaderisasi partai politik.

Menurut Irma, kebijakan tersebut dapat meningkatkan motivasi serta rasa tanggung jawab para kader terhadap partai.

“Tentu saya sebagai kader partai setuju,” kata Irma dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ia menilai, figur yang ingin maju sebagai capres atau cawapres sebaiknya terlebih dahulu menjadi bagian dari partai politik. Dengan demikian, mereka memiliki keterikatan serta tanggung jawab moral terhadap partai yang mengusungnya.

Selain itu, Irma juga menekankan pentingnya kaderisasi dalam struktur internal partai, termasuk untuk posisi ketua umum. Hal ini dinilai penting guna menjaga keberlangsungan organisasi apabila terjadi pergantian kepemimpinan.

“Namun sebaiknya memang harus ada kaderisasi agar jika terjadi sesuatu pada ketua umum maka partai bisa tetap bertahan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa usulan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik maksimal dua periode berpotensi menimbulkan perdebatan di kalangan internal partai.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menyebut partainya telah lebih dulu menerapkan sistem kaderisasi yang terstruktur melalui Akademi Bela Negara (ABN).

Menurut Hermawi, NasDem secara rutin menggelar kaderisasi berjenjang setiap tahun untuk menyiapkan calon-calon pemimpin dari internal partai.

“Mungkin NasDem merupakan salah satu partai yang terdepan karena sejak awal telah memiliki akademi bela negara (ABN) yang merupakan sentral kawah candradimuka,” kata Hermawi.

Sebelumnya, KPK merekomendasikan revisi Pasal 29 Undang-Undang Partai Politik guna memperkuat sistem kaderisasi. Salah satu poinnya adalah pengelompokan anggota partai menjadi kader muda, madya, dan utama.

KPK juga mengusulkan adanya persyaratan kader dalam pencalonan legislatif, seperti calon anggota DPR harus berasal dari kader utama, serta DPRD provinsi dari kader madya.

Selain itu, untuk pencalonan presiden, wakil presiden, hingga kepala daerah, KPK mendorong adanya klausul yang mengatur bahwa kandidat berasal dari sistem kaderisasi partai, serta penetapan batas waktu minimal keanggotaan sebelum maju dalam pemilihan umum.

Perbedaan sikap antarpartai terkait usulan ini menunjukkan dinamika yang terus berkembang dalam upaya pembenahan sistem politik dan rekrutmen kepemimpinan nasional di Indonesia.

Tags: KPK Nasdem Politik

Continue Reading

Previous: Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Related Stories

Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud memberi respons terhadap aksi unjuk rasa di muka kantornya, yang melibatkan ribuan massa, gabungan dari aliansi mahasiswa dan organisasi masyarakat.
  • Politik

Gubernur Kaltim Buka Suara usai Aksi Ribuan Massa

Editor PI 22/04/2026

Berita Terbaru

  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026
  • Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026
IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.