Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Borneo Journalist Hub Gelar Talk Show Budaya di Pontianak
  • Lokal
  • News

Borneo Journalist Hub Gelar Talk Show Budaya di Pontianak

Editor PI 01/03/2026
IMG_6907

PONTIANAK INFORMASI – Talk Show Budaya Dua Tradisi Satu Kota “Harmoni Cap Go Meh dan Meriam Karbit di Bulan Ramadan di Kota Pontianak” yang diinisiasi oleh Borneo Journalist Hub digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Sabtu (28/2/2026).

Forum ini menjadi ruang dialog lintas budaya untuk memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Ismail, menegaskan bahwa Pontianak bukan sekadar ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, tetapi ruang hidup bersama yang dibangun oleh keberagaman sejak awal berdirinya.

“Sejak awal berdiri, kota ini menjadi titik temu berbagai etnis, agama, bahasa, dan tradisi,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, ia menyebut perayaan Cap Go Meh bukan lagi milik satu komunitas, melainkan telah menjelma menjadi agenda budaya yang dinantikan masyarakat luas. Cap Go Meh yang menandai hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek sarat dengan makna spiritual, kebersamaan, serta doa untuk keselamatan dan kesejahteraan.

Di sisi lain, tradisi Festival Meriam Karbit yang biasanya mengiringi datangnya bulan suci Ramadan merupakan warisan budaya masyarakat Melayu Pontianak. Dentuman meriam karbit di tepian Sungai Kapuas bukan sekadar bunyi yang menggelegar, melainkan simbol kegembiraan menyambut bulan penuh berkah, simbol syiar, sekaligus simbol persaudaraan antarwarga yang bergotong royong mempersiapkannya.

Menurut Ismail, ketika dua momentum besar ini berada dalam waktu yang berdekatan bahkan bersinggungan dengan Ramadan, sebagian orang mungkin melihatnya sebagai tantangan. Namun bagi masyarakat Pontianak, kondisi tersebut justru menjadi kesempatan menunjukkan kedewasaan sosial dan kearifan budaya.

“Kita membuktikan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari sikap saling menghormati. Inilah wajah Pontianak sesungguhnya, kota yang mempraktikkan toleransi secara nyata, bukan sekadar wacana,” tegasnya.

Ia menambahkan, talk show ini penting sebagai ruang dialog terbuka, bukan hanya membahas tradisi sebagai perayaan seremonial, tetapi juga bagaimana pengelolaan budaya di tengah masyarakat multikultur harus dilakukan secara bijaksana, partisipatif, dan berorientasi pada persatuan.

“Semoga forum ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola keberagaman secara arif dan bijaksana. Mari terus merawat Pontianak sebagai rumah bersama rumah yang aman, damai, religius, dan berbudaya di mana setiap warga merasa dihargai dan memiliki ruang merayakan keyakinan serta tradisinya tanpa khawatir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Borneo Journalist Hub, Maulidi Murni, mengatakan kegiatan ini digelar dalam semangat kebersamaan untuk merayakan keindahan keberagaman Pontianak.

“Melalui talk show ini, kami ingin menghadirkan ruang dialog lintas budaya ruang untuk saling memahami, menghargai, dan merawat harmoni yang telah lama hidup di kota kita tercinta,” katanya.

Ia menyebut Cap Go Meh dan Meriam Karbit merupakan dua tradisi besar yang mencerminkan toleransi dan gotong royong masyarakat Pontianak. Pada 2026 ini, kedua perayaan berlangsung hampir bersamaan, menjadi momentum yang menegaskan bahwa keberagaman bukan sekat, melainkan jembatan pemersatu.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya kita sendiri, sekaligus menginspirasi jurnalisme yang menyuarakan narasi positif tentang Borneo—tanah yang kaya akan tradisi, harmoni, dan inovasi,” tutupnya.

Forum tersebut pun menjadi penegasan bahwa harmoni bukan sekadar slogan di Kota Pontianak, melainkan praktik sosial yang terus dirawat melalui dialog, kolaborasi, dan saling menghormati dalam keberagaman. 

Tags: Borneo Journalist Hub Budaya Pontianak

Continue Reading

Previous: Ahmad Sofian Sebut Meriam Karbit Tak Terpisahkan dari Sejarah dan Identitas Kota Pontianak
Next: Warga Berburu Jenggot Naga Saat Ritual Buka Mata di Pontianak

Related Stories

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.