PONTIANAK INFORMASI – Kalimantan Barat kembali dipercaya menjadi tuan rumah seri pembuka Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026. Setelah sebelumnya digelar di Sanggau, Sintang, dan Sambas, tahun ini ajang balap offroad bergengsi tersebut akan berlangsung di Kabupaten Landak, tepatnya di Sirkuit GOR Patih Gumantar, pada 30–31 Mei 2026.
Yang menarik, tahun ini penyelenggara menghadirkan gebrakan baru dengan membuka kelas khusus wanita bertajuk WR155R Women. Kehadiran kelas ini menjadi bukti bahwa dunia offroad semakin diminati oleh para pembalap perempuan.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan bahwa sebenarnya potensi crosser wanita sudah terlihat sejak tahun lalu.
“Populasinya sudah ada sejak tahun lalu, tapi sekarang kita buatkan kelas khusus. Tahun lalu ada sekitar 8 pembalap, tahun ini kita targetkan 15 crosser wanita dari Pontianak, ditambah peserta dari tingkat nasional,” ujarnya saat press conference di Pontianak, Kamis (30/4/2026).
Ia menambahkan, pihaknya juga akan memisahkan lintasan antara kelas profesional dan kelas wanita. Hal ini dilakukan untuk mengutamakan faktor keselamatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para peserta.
“Kita prioritaskan safety, lalu bagaimana peserta wanita bisa menikmati motornya dan karakter track yang ada. Harapannya ini bisa jadi tontonan menarik sekaligus tren baru, khususnya di Pontianak,” jelasnya.
Selain kelas wanita, Yamaha Enduro Challenge 2026 juga menghadirkan delapan kategori, yakni WR155R Professional, WR155R Advance, WR155R Com A, WR155R Com B, WR155R Hobby, YZ Series Open, serta dua kelas tambahan yaitu WR155R Women dan WR155R Local.
Tahun ini, panitia menargetkan sebanyak 150 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 125 peserta. Bahkan, panitia optimistis jumlah tersebut bisa kembali memecahkan rekor.
“Setiap tahun selalu ada peningkatan. Ditambah lagi, kita siapkan hadiah satu unit motor untuk juara umum di kelas lokal,” ungkap Wahyu.
Dari sisi lintasan, konsep tahun ini juga dibuat berbeda. Seluruh track akan dipusatkan di area GOR Patih Gumantar dengan 6 hingga 8 obstacle, sehingga penonton bisa lebih dekat menyaksikan aksi para pembalap.
“Kita buat track di area GOR supaya penonton bisa melihat langsung, bahkan nanti juga akan ada live streaming,” tambahnya.
Sementara itu, GM Marketing PT Aneka Makmur Sejahtera, Hendro, menilai Kalimantan Barat kembali dipilih sebagai tuan rumah karena tingginya antusiasme, baik dari peserta maupun penonton.
“Tahun lalu pesertanya 125, sekarang kita targetkan 150. Untuk penonton bisa lebih dari 10 ribu orang,” ujarnya.
Menurutnya, event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran ribuan penonton membuka peluang bagi pelaku UMKM serta menarik peserta dari luar daerah.
“Kami harap ada efek multiplier bagi masyarakat. Pemerintah daerah juga sangat mendukung kegiatan ini,” tutupnya.
Ajang BLU CRU Yamaha Enduro Challenge sendiri kini memasuki tahun kelima secara nasional dan tahun keempat penyelenggaraan di Kalimantan Barat. Event ini dinilai sukses membangun ekosistem offroad yang kuat, dengan lebih dari 25 komunitas aktif dan jumlah anggota mencapai 2.000 hingga 3.000 orang setiap tahunnya.
