KALBARONLINE.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kapuas Hulu mengungkap dugaan praktik penampungan hingga penjualan emas ilegal di wilayah Putussibau. Seorang pria berinisial H.T diamankan dalam operasi tersebut.
Penindakan dilakukan pada Selasa, 21 April 2026, di kawasan Jalan Diponegoro, Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas perintah Kapolda Kalbar dalam pemberantasan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukum Polda Kalbar.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda melalui Kasat Reskrim AKP Sihar Binardi Siagian menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan transaksi emas ilegal.
“Setelah menerima informasi, petugas langsung melakukan penyelidikan dan penindakan di lokasi,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas ilegal itu. Di antaranya emas dalam bentuk lempengan dan pasir, alat timbang, peralatan peleburan, bahan kimia, serta perlengkapan lainnya.
“Total emas yang diamankan seberat 251,26 gram dalam bentuk lempengan yang sudah dicor, serta 9,23 gram dalam bentuk pasir,” jelas AKP Sihar.
Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Kapuas Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan ahli dan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Polres Kapuas Hulu turut mengimbau masyarakat agar mematuhi regulasi dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara. Kepatuhan tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah kerusakan alam akibat aktivitas ilegal.
Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, sebagaimana telah diperbarui dalam sejumlah regulasi terbaru, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.
