Presiden RI Prabowo Subianto meminta PT Pindad untuk merancang mobil kepresidenan khusus yang memungkinkan dirinya tetap bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat saat kunjungan kerja ke daerah.
Permintaan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.601 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Ia menyebut pengalaman turun ke lapangan membuatnya melihat antusiasme warga yang sangat tinggi setiap kali presiden datang ke daerah.
Prabowo mengatakan, dalam setiap kunjungan kerja, banyak warga yang berkumpul di pinggir jalan untuk menyapa dan bersalaman. Kondisi itu membuatnya kerap harus berdiri di dalam kendaraan agar tetap bisa membalas sapaan masyarakat.
“Terpaksa aku berdiri… masa presiden di dalam kendaraan, kan enggak lucu,” ujar Prabowo.
Ia menambahkan, meski menyenangkan, aktivitas menyapa warga secara langsung juga cukup melelahkan, terlebih saat harus berdiri di kendaraan dalam waktu lama. Namun ia menegaskan tetap melakukannya karena ingin menghargai masyarakat yang menunggu di jalan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung kondisi fisik warga di beberapa daerah yang ia kunjungi, termasuk di Jawa Timur. Ia berkelakar banyak warga yang berprofesi sebagai petani sehingga memiliki tangan yang kuat saat bersalaman.
Atas dasar pengalaman tersebut, Prabowo kemudian meminta PT Pindad untuk merancang kendaraan kepresidenan dengan desain khusus. Kendaraan itu diharapkan memungkinkan presiden tetap terlihat dan dapat menyapa warga tanpa harus berdiri lama di atas kendaraan terbuka.
“Coba didesain mobil khusus untuk presiden… ada kursi tapi kelihatan aku berdiri,” katanya.
Prabowo menegaskan keinginannya itu lahir dari pertimbangan untuk tetap dekat dengan masyarakat, meski ia juga mengakui faktor usia dan kelelahan menjadi tantangan tersendiri dalam aktivitas tersebut.
