PONTIANAK INFORMASI – Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian terhadap Sulyadi (41), warga yang diduga diterkam buaya di Sungai Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, pada Senin (29/6).
Keputusan penghentian operasi diambil setelah proses pencarian berlangsung selama tujuh hari tanpa membuahkan hasil. Dengan demikian, korban dinyatakan hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pada hari ketujuh, tim kembali melakukan pencarian sejak pukul 06.00 WIB. Penyisiran dilakukan di permukaan Sungai Karawang hingga radius enam mil laut dari lokasi kejadian.
“Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, tim telah berupaya maksimal melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan,” kata I Made Junetra.
Ia menjelaskan, pada pukul 16.00 WIB dilakukan koordinasi dan evaluasi bersama keluarga korban serta seluruh unsur SAR yang terlibat. Hasilnya, seluruh pihak sepakat menghentikan operasi pencarian karena korban belum ditemukan.
Meski operasi telah ditutup, Basarnas memastikan pencarian dapat kembali dilakukan apabila muncul informasi baru terkait keberadaan korban.
“Apabila di kemudian hari terdapat informasi atau tanda-tanda keberadaan korban, maka Operasi SAR akan dibuka kembali,” ujarnya.
Setelah keputusan tersebut diambil, Search Mission Coordinator (SMC) pada pukul 16.30 WIB mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh personel dari berbagai unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
