Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Eks Direktur Bea Cukai Didakwa Rugikan Negara Rp7,37 Triliun dalam Kasus Ekspor CPO
  • News

Eks Direktur Bea Cukai Didakwa Rugikan Negara Rp7,37 Triliun dalam Kasus Ekspor CPO

Editor PI 18/08/2026
Ilustrasi Hukum

Ilustrasi hukum. (Foto: Dok. PIFA/Freepik Wirestock)

JAKARTA – Mantan Direktur Teknis Kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan periode 2017-2024, Fadjar Donny Tjahjadi, didakwa merugikan keuangan negara hingga Rp7,37 triliun dalam kasus dugaan korupsi ekspor minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) menduga Fadjar terlibat dalam rekayasa ekspor CPO dan produk turunannya sepanjang 2022-2024.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Selasa (18/8), jaksa menyebut rekayasa tersebut dilakukan dengan menyamarkan sejumlah produk CPO sebagai limbah cair kelapa sawit atau POME.

“Lila Harsyah membuat dan menyusun draf peta hilirisasi industri kelapa sawit atas permintaan Fadjar Donny melalui Sofyan Marhaban,” kata JPU Widya Sihombing.

Draf tersebut antara lain mengategorikan produk berbentuk cair, termasuk CPO dengan kadar free fatty acid (FFA) di atas 20 persen, sebagai minyak asam sawit atau limbah cair kelapa sawit.

Selain itu, Fadjar bersama 10 terdakwa lainnya diduga melakukan sejumlah pelanggaran dalam proses ekspor. Di antaranya melalui pengujian barang di laboratorium Bea Cukai serta pengalihan atau perubahan Kode HS dalam tahapan ekspor.

Jaksa juga menduga para terdakwa berupaya menghindari kewajiban persetujuan ekspor, kewajiban Domestic Market Obligation (DMO), serta tarif bea keluar dan pungutan ekspor (levy) yang seharusnya dibayarkan.

Sepuluh terdakwa lainnya berasal dari unsur pemerintah dan pihak swasta, termasuk Lila Harsyah Bakhtiar, Muhammad Zulfikar, Edy Susanto, Tony, Yusrin Husin, Randy Tjahyadi Maliwarna, Van Ricardo, Felix, Erwin, dan Robin.

Menurut jaksa, rangkaian perbuatan tersebut menyebabkan selisih antara bea keluar dan pungutan ekspor yang dibayarkan pihak swasta dengan kewajiban yang seharusnya dibayarkan.

Perbuatan itu disebut memperkaya 10 terdakwa selain Fadjar serta 15 subjek hukum lainnya.

JPU menyatakan total kerugian negara mencapai Rp7,37 triliun, berdasarkan laporan audit perhitungan kerugian keuangan negara BPKP Nomor PE.03.03/SR/S-401/D6/03/2026 tertanggal 2 Juni 2026.

Atas dugaan perbuatannya, ke-11 terdakwa didakwa dengan sejumlah pasal dalam UU Tipikor dan KUHP Nasional.

Continue Reading

Previous: Yaqut Minta KPK Buktikan Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Next: Universitas Tanjungpura Ajak Anak Kota Pontianak Suarakan Mitigasi Bencana Lewat Lomba “Bercerita Lewat Foto”

Related Stories

IMG_5843
  • News

Kualitas Udara Pontianak Masuk Level Tidak Sehat, DLH Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Editor PI 21/08/2026
d346be94-11df-4b26-a3cb-2e53bd1540b0
  • News

Wako Edi Dorong Atlet Pecahkan Rekor di Kejuaraan Renang Antarklub

Editor PI 21/08/2026
IMG_6133
  • News

Kabut Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, Awak Kapal Waspada Berlayar Malam

Editor PI 21/08/2026

Berita Terbaru

  • Kualitas Udara Pontianak Masuk Level Tidak Sehat, DLH Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan 21/08/2026
  • Wako Edi Dorong Atlet Pecahkan Rekor di Kejuaraan Renang Antarklub 21/08/2026
  • Kabut Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, Awak Kapal Waspada Berlayar Malam 21/08/2026
  • Luas Karhutla di Kalbar Capai 38.310 Hektare, Ketapang dan Kubu Raya Terparah 21/08/2026
  • Kebakaran di Pasar Sungai Duri, 50 Ruko Ludes Dilalap Api 21/08/2026
  • Jadi Investasi Bangsa, Bupati Sujiwo Ajak Bentuk Karakter Anak Sejak Dini 21/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5843
  • News

Kualitas Udara Pontianak Masuk Level Tidak Sehat, DLH Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Editor PI 21/08/2026
d346be94-11df-4b26-a3cb-2e53bd1540b0
  • News

Wako Edi Dorong Atlet Pecahkan Rekor di Kejuaraan Renang Antarklub

Editor PI 21/08/2026
IMG_6133
  • News

Kabut Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, Awak Kapal Waspada Berlayar Malam

Editor PI 21/08/2026
d575c455-ddf4-4278-9549-e9cee26bcbc5
  • News

Luas Karhutla di Kalbar Capai 38.310 Hektare, Ketapang dan Kubu Raya Terparah

Editor PI 21/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.