Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • BPBD: Karhutla Terparah di Kalbar Terjadi di Ketapang, 12.443 Hektare Lahan Terbakar
  • Lokal
  • News

BPBD: Karhutla Terparah di Kalbar Terjadi di Ketapang, 12.443 Hektare Lahan Terbakar

Editor PI 09/09/2026
IMG_8786

KALBARONLINE.com – Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terparah di Kalimantan Barat.

Plt Kepala BPBD Provinsi Kalbar, Ridwan, menyebutkan, berdasarkan data luas lahan yang terbakar di Ketapang mencapai 12.443,79 hektare. Sementara, Kabupaten Kubu Raya berada di urutan kedua dengan luas lahan terbakar mencapai 8.614,31 hektare.

“Luas Kabupaten Ketapang yang terbakar seluas 12.443,79 hektare. Untuk kabupaten kedua yaitu Kabupaten Kubu Raya, seluas 8.614,31 hektare,” kata perwakilan BPBD Kalbar.

Ridwan mengungkapkan, sebagian wilayah yang terdampak karhutla tersebut merupakan kawasan dengan karakteristik tanah gambut. Ketebalan gambut di setiap wilayah juga bervariasi sehingga penanganan kebakaran membutuhkan upaya khusus.

Ia juga mengatakan ditengah kondisi tersebut, BPBD Kalbar terus melakukan penanganan dengan mengerahkan tim darat maupun dukungan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Hingga saat ini, lebih dari 15 ribu personel tim darat dilibatkan dalam penanganan karhutla di Kalbar. Sementara untuk OMC, pemerintah bersama BNPB telah mengerahkan tiga pesawat untuk melakukan penyemaian awan hujan.

BPBD menyebut penanganan karhutla dilakukan berdasarkan data dari BMKG, Sipongi, serta laporan tim di lapangan.

“Yang pasti data. Wali data kita adalah BMKG. Untuk awan yang bisa disemai, apakah memungkinkan untuk menghasilkan hujan atau tidak, termasuk arah angin, semuanya berdasarkan ketetapan yang dikeluarkan oleh BMKG,” ujarnya.

Saat ini, titik panas di Kalbar disebut telah mengalami penurunan signifikan. Dari sebelumnya lebih dari 4.000 titik panas, jumlahnya kini berada di sekitar 149 titik atau di bawah 200 titik.

Meski demikian, BPBD mengingatkan kondisi tersebut belum berarti ancaman karhutla telah berakhir. Berdasarkan prediksi BMKG, dampak El Niño masih berpotensi dirasakan hingga Januari.

“Kalau untuk prediksi, berdasarkan prediksi yang ada dari BMKG, kita akan menghadapi dampak El Niño sampai Januari. Kalau titik puncaknya berada di Oktober. Jadi, kerja kita ini masih panjang dan masih keras,” kata BPBD.

Untuk wilayah yang masih menjadi perhatian, Ketapang disebut masih menjadi daerah dengan kondisi karhutla paling tinggi. Kubu Raya juga masih menghadapi kondisi serupa, sementara Kabupaten Melawi mulai mengalami peningkatan sebaran titik panas dan risiko kebakaran.

BPBD menegaskan penanganan akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan, termasuk memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak selama masa tanggap darurat.

Tags: BPBD Kalbar Karhutla Kalbar Karhutla Ketapang

Continue Reading

Previous: Menhut Raja Juli Segel 2.400 Ha Lahan Bekas Karhutla di Ketapang, Baru Padam Sudah Ditanami Sawit
Next: Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari

Related Stories

3d225a14-4884-4f38-9df5-fea77f7c32a7
  • Lokal
  • News

Mahasiswa UNTAN Ajak Anak Kubu Raya Kenali Risiko Bencana Lewat Fotografi

Editor PI 10/09/2026
3426c305-d6f7-4ba1-91e8-5e0a05cd062d
  • Lokal
  • News

Ongky Lesmana Daftar Calon Ketua Pengprov PASI Kalbar, Kantongi Tujuh Surat Dukungan

Editor PI 10/09/2026
19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026

Berita Terbaru

  • Mahasiswa UNTAN Ajak Anak Kubu Raya Kenali Risiko Bencana Lewat Fotografi 10/09/2026
  • Ongky Lesmana Daftar Calon Ketua Pengprov PASI Kalbar, Kantongi Tujuh Surat Dukungan 10/09/2026
  • 19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar 09/09/2026
  • Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak 09/09/2026
  • BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar 09/09/2026
  • Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari 09/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

3d225a14-4884-4f38-9df5-fea77f7c32a7
  • Lokal
  • News

Mahasiswa UNTAN Ajak Anak Kubu Raya Kenali Risiko Bencana Lewat Fotografi

Editor PI 10/09/2026
3426c305-d6f7-4ba1-91e8-5e0a05cd062d
  • Lokal
  • News

Ongky Lesmana Daftar Calon Ketua Pengprov PASI Kalbar, Kantongi Tujuh Surat Dukungan

Editor PI 10/09/2026
19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026
abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.